Rabu, 10 Juli 2013

Universitas Abdelmalek Essaadi Tetouan Banggakan Mahasiswa STAINU

Tetouan, Siti Efi Farhati. Sebanyak 25 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta yang telah mengikuti Program Kelas Internasional di dua universitas terkemuka di Maroko Senin (15/12) kembali ke tanah air.

Universitas Abdelmalek Essaadi Tetouan Banggakan Mahasiswa STAINU (Sumber Gambar : Nu Online)
Universitas Abdelmalek Essaadi Tetouan Banggakan Mahasiswa STAINU (Sumber Gambar : Nu Online)

Universitas Abdelmalek Essaadi Tetouan Banggakan Mahasiswa STAINU

Pada hari itu juga, Katib Syuriah PBNU KH Mujib Qulyubi mewakili STAINU Jakarta mengunjungi Universitas Abdelmalek Essaâdi Tetouan didampingi Fungsi Pensosbud KBRI Rabat Muhammad Hartantyo beserta stafnya dan ketua Tanfidziyah PCINU Maroko Kusnadi.

Dalam pertemuan tersebut salah satu mahasiswa STAINU Jakarta, Eri Prasetyo, mendapat apresiasi yang tinggi dari pihak Universitas Abdelmalek Essaâdi Tetouan. Putra asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ini dinobatkan sebagai mahasiswa peringkat pertama dengan nilai paling tinggi dan memuaskan.

Siti Efi Farhati

Di kampus ini ada 10 mahasiswa STAINU Jakarta yang terdiri dari 6 mahasiswa dan 4 mahasiswi. Kunjungan ini mendapatkan sambutan baik dan pihak Universitas Abdelmalek Essaâdi Tetouan  pun sangat berharap tahun berikutnya kerja sama ini terus berlanjut.

Siti Efi Farhati

"Sebagai bentuk keseriusan kerja sama ini kami telah mengutus 3 murid pilihan untuk memberikan materi tambahan di luar jam kuliah yang lebih menitikkan pada bahasa. Sehingga dengan cepat mereka bisa beradaptasi dengan lingkungan," Ujar Dekan Universitas Abdelmalek Essaâdi Tetouan, Dr Abdul Hadi.

Keberadaan mereka, tambah Dr. Abdul Hadi, mengingatkannya sewaktu masih berumur 8 hingga 10 tahun. Selama belajar ia tidak berani menatap wajah para ustadz dan benar-benar menjaga adab di depan mereka supaya ilmu yang didapat bisa bermanfaat.

“Selama mengajar saya tidak pernah menemukan murid yang berakhlak dan menjaga adabnya di depan para dosen kecuali para pelalajar dari Indonesia. Jika kerja sama ini terus terjalin saya yakin keberadaan mereka bisa memberikan atmosfir baru di lingkungan kampus dan hal positif lainnya,” tuturnya.

Sebelum undur diri, Kiai Mujib menyampaikan ucapan terimakasih dan memberikan cendera mata kepada Dekan universitas Abdelmalek Essaâdi. Pada Selasa (16/12) waktu setempat Kiai Mujib diagendakan mengunjungi Universitas Ibnu Thufail di Kenitra, di mana terdapat 15 mahasiswa STAINU Jakarta yang telah selesai mengikuti program kelas internasional ini. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Cerita Siti Efi Farhati

Siti Efi Farhati. Universitas Abdelmalek Essaadi Tetouan Banggakan Mahasiswa STAINU di Siti Efi Farhati ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Siti Efi Farhati sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Siti Efi Farhati. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Siti Efi Farhati dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock