Tampilkan postingan dengan label Bahtsul Masail. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahtsul Masail. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2018

GP Ansor Gumukmas Pukul Rebana

Jember, Siti Efi Farhati. Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gumukmas kabupaten Jember, Selasa (5/5) memperingati Harlah Ke-92 NU di aula gedung MWCNU Gumukmas. Peringatan yang dirangkai dengan kegiatan rutin Majelis Dzikir dan Shalawat "Rijalul Anshor" ini, digelar sederhana namun cukup khidmat yang dipenuhi tabuhan rebana.

GP Ansor Gumukmas Pukul Rebana (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Gumukmas Pukul Rebana (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Gumukmas Pukul Rebana

Ketua GP Ansor Gumukmas Ghufron Asruri berharap Ansor dan MWCNU terus bersinergi untuk melayani dan mengadvoasi masyarakat, khususnya warga NU yang berada di tingkat ranting. 

"Mereka butuh sentuhan kita, butuh sentuhan NU dan Ansor. Mereka merupakan NU masa depan. Kalau kita tidak mengurusi pemuda-pemuda yang banyak bertebaran di desa-desa itu, masa depan NU juga akan semakin suram" ujarnya.

Siti Efi Farhati

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Karanganyar 03 itu menambahkan, pihaknya ingin menghidupkan kantor MWCNU dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan, terutama saat bulan Ramadhan. Dengan adanya kegiatan tersebut, katanya, kantor NU bisa tampak hidup dan dapat memberi memberi manfaat.

Siti Efi Farhati

"Jangan sampai pamor kantor NU kalah dengan pamor Gereja. Kita buat nanti orang akan bertanya, gereja itu berada di sebelahnya kantor NU, bukan kantor NU di sebelahnya gereja," ungkapnya seraya menyindir, karena memang  beberapa meter dari kantor MWCNU, berdiri Gereja. 

Sementara itu Drs. KH Idris Sholeh, Rois Syuriah MWC NU Gumukmas, sangat mengapresiasi terhadap mulai menggeliyatnya kegiatan Ansor Gumukmas. Ia berjanji, kapanpun Ansor mengadakan kegiatan, dirinya  siap untuk mendampingi, "Tidak usah diundang, cukup SMS, saya siap hadir. Jiwa saya ini masih Ansor," jelasnya.

Kendati diperingati sederhana, namun yang hadir cukup banyak. Mereka adalah para tokoh masyarakat, pengurus Ranting Ansor dan NU se-Kecamatan Gumukmas, dan juga salah satu Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur yang berdomisili di Gumukmas, Abd Rohim (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Rabu, 07 Februari 2018

Menag Mesir: Muslim yang Tewas saat Jaga Gereja itu Mati Syahid

Jakarta, Siti Efi Farhati - Menteri Agama Mesir DR Muhammad Mukhtar Jum‘ah menyampaikan bahwa seorang Muslim yang tewas ketika menjaga gereja mendapat derajat syahid di sisi Allah. Menurutnya, partisipasi umat Islam dalam pengamanan peribadatan umat Kristiani tidak berbeda dengan pengamanan peribadatan dalam agama Islam itu sendiri.

Demikian disampaikan Menteri Wakaf dan Urusan Agama Mesir DR Muhammad Mukhtar Jum‘ah dalam khutbah Jumat di Masjid Al-Abbasi, Port Said, Mesir, Jumat (22/12) siang.

Menag Mesir: Muslim yang Tewas saat Jaga Gereja itu Mati Syahid (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Mesir: Muslim yang Tewas saat Jaga Gereja itu Mati Syahid (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Mesir: Muslim yang Tewas saat Jaga Gereja itu Mati Syahid

“Orang yang tewas ketika menjaga gereja maka ia terkategori syahid di jalan Allah,” kata Mukhtar Jum‘ah dalam khutbahnya seperti dirilis al-yaumus sabi‘ dengan link youm7.com pada 22 Desember 2017.

Ia mengingatkan jamaah Jumat bahwa kini umat manusia tengah berada di gerbang tahun baru Masehi. Ia menganjurkan jamaah masjid tersebut dan umat Islam pada umumnya untuk bahu-membahu menjaga keamanan gereja sebagaimana umat Islam menjaga masjid.

Siti Efi Farhati

Menurutnya, partisipasi pengamanan gereja juga sangat sesuai dengan prinsip-prinsip kebangsaan. Dan ini, menurutnya, berdasar pada pemahaman yang sahih atas nilai-nilai Islam.

“Pemahaman yang benar atas ajaran agama yang menjadi prioritas utama kita saat ini adalah mencegah mereka yang tidak memiliki kualifikasi dan kapasitas ilmu agama yang memadai untuk mencederai nama baik Islam dan agama yang benar,” kata Mukhtar Jum‘ah.

Siti Efi Farhati

Dalam khutbah Jumat akhir tahun ini, ia juga mengajak jamaah untuk melakukan muhasabah dengan kutipan definisi muhasabah dari Imam Al-Mawardi. Ia mengajak jamaah untuk memeriksa perilaku keseharian masing-masing sesuai pertimbangan baik dan buruk menurut syariat Islam.

Menurutnya, mereka yang melakukan perbuatan terpuji patut bersyukur dan memuji Allah. Tetapi mereka yang melakukan perbuatan tercela menurut agama harus bertobat kepada Allah dan berusaha tidak akan mengulangi perbuatan buruknya karena segala sesuatu akan dimintakan pertanggungjawabannya di hari Kiamat kelak. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Kiai, Bahtsul Masail, AlaSantri Siti Efi Farhati

Senin, 29 Januari 2018

Banser Jatim Dikerahkan untuk Amankan Natal dan Tahun Baru

Jombang,Siti Efi Farhati. Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang Jawa Timur mengerahkan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk membantu pengamanan malam Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2014 di sejumlah titik. Pengamanan ini bertujuan agar masyarakat bisa merasa nyaman.

Ketua GP Ansor Jombang Zulfikar Damam Ikhwanto mengatakan, instruksi tersebut sudah diberikan kepada Kepala Satkorcab Jombang untuk membantu dalam pengamanan Tahun Baru dan Natal. "Untuk teknisnya kami berkordinasi dengan pihak kepolisian selaku penanggung jawab. Sedangkan Banser hanya membantu saja," kata Zulfikar, Ahad (21/12).

Banser Jatim Dikerahkan untuk Amankan Natal dan Tahun Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Jatim Dikerahkan untuk Amankan Natal dan Tahun Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Jatim Dikerahkan untuk Amankan Natal dan Tahun Baru

Ia menjelaskan, Banser akan diterjunkan dalam beberapa titik. Di antaranya, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Gereja Bethani, Gereja Pantekosta. Semuanya masih menunggu kordinasi dengan pihak Polres Jombang. Pada intinya, Banser siap untuk membantu pengamanan. Teknis pengamanannya adalah melibatkan Banser di masing-masing PAC GP Ansor se-Kabupaten Jombang.

Siti Efi Farhati

"Nanti di PAC-PAC Ansor akan mengamankan beberap titik. Intinya di PAC Ansor yang ada gereja. Rata-rata per PAC di Jombang ada gerejanya. Dan bagi yang tidak ada gerejanya diminta untuk merapat ke gereja terdekat," jelasnya.

Zulfikar merinci, masing-masing PAC akan mengerahkan 10 Personel Banser, di Kabupaten Jombang terdapat 21 PAC atau Kecamatan. Total se-Kabupaten Jombang terdapat 210 personel pengamanan. Personel itu untuk pengamanan malam Natal.

Siti Efi Farhati

Sedangkan untuk Tahun Baru akan diterjunkan 60 Personel Banser. "Selain yang stand by ada personel Banser yang disiagakan secara mobile sebanyak 15 hingga 20 personel," jelasnya. Banser Mobile ini akan berkeliling menggunakan mobil Banser dan sepeda motor selama malam Natal dan Tahun Baru.

Zulfikar juga mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk menjaga toleransi antarumat beragama di Jombang. Terlebih, Jombang sendiri merupakan daerah yang majemuk. Meski didominasi oleh umat Islam namun umat? beragama lain dapat menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing dengan tenang. Banser sebagai benteng ulama harus menjaga nuansa toleransi itu.

"Kami berharap Natal dan tahun di Kabupaten Jombang khususnya dapat berjalan kondusif," pungkas pria bertubuh tambun ini. (Syaifullah/Abdullah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Cerita, Tegal, Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

LP Ma’arif dan IPNU IPPNU Gelar Motivasi Sukses UN

Magelang, Siti Efi Farhati. Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Lembaga Pendidikan Ma’arif NU dan Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Kecamatan Salam menyelenggarakan mujahadah dan motivasi sukses UN bagi siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Salam di Aula Balai Desa Sucen Salam Magelang,   

Ketua LP Ma’arif NU Kecamatan Salam, H Suratin mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian LP Ma’arif untuk membantu para siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah kelas VI yang sebentar lagi akan menempuh Ujian Nasional. 

LP Ma’arif dan IPNU IPPNU Gelar Motivasi Sukses UN (Sumber Gambar : Nu Online)
LP Ma’arif dan IPNU IPPNU Gelar Motivasi Sukses UN (Sumber Gambar : Nu Online)

LP Ma’arif dan IPNU IPPNU Gelar Motivasi Sukses UN

Dengan kegiatan ini kami berharap para siswa memiliki motivasi tinggi dan semangat belajar yang tekun. Bagi siswa yang berhasil memperoleh nilai terbaik ditingkat MI se-Kecamatan Salam akan diberikan penghargaan beasiswa sebesar satu juta rupiah. 

Siti Efi Farhati

Ia juga menghimbau kepada warga Nahdliyin di Kecamatan Salam agar menyekolahkan putra-putrinya di pendidikan Ma’arif dan mengajak para guru untuk bersama-sama menjadikan lembaga pendidikan ma’rif yang bermutu,” tegasnya.

Siti Efi Farhati

Acara diawali dengan mujahadah yang dipimpin oleh KH Muhsin Al-Hafidz dan ditutup dengan do’a oleh KH Habibullah. Kemudian acara dilanjutkan dengan “spiritual success motivation” yang diawali dengan game-game menarik. 

Para peserta pun nampak antusias dan hanyut dalam suasana penuh hidmat. Tak hanya itu, ustadz Saeful Bahri pun mengajak para siswa untuk senantiasa bersyukur dan merenungi segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT. 

Sementara itu, motivator Amron Awaludin mengungkapkan, tujuan kegiatan “spiritual success motivation” ini untuk memberikan motivasi, baik kepada siswa, orang tua maupun guru dengan pendekatan kepada  Allah SWT. 

Dalam motivasi ini para peserta diajak dan diarahkan untuk lebih mengenal Allah dalam proses kegiatan belajar mengajar. Menurutnya spiritual adalah bentuk kecerdasan manusia yang tertinggi yang dapat mengangkat derajat manusia dan membawa ke dalam kebahagiaan hakiki. 

Ada tiga kunci kesuksesan dalam meraih cita-cita; pertama ikhtiar maksimal, kedua do’a dengan mujahadah, ketiga hati optimis dan tawakal.

“Berdo’a minta diberikan kemudahan saat UN adalah wajib. Berdo’a dan mendekatkan diri kepada Tuhan adalah sebuah proses sugesti, maka harus diyakini dan dilakukan secara benar. Dan semesta akan mendukung do’a itu untuk terwujud”, tuturnya.

Tidak hanya siswa yang mendapatkan motivasi, namun juga para orang tua siswaBahwa orang tua adalah sebagian mereka yang menyadari akan tanggung jawab atas amanah putra-putrinya dari Allah. Tugas para orang tua belum selesai dengan mengantarkan anak belajar di sekolah, namun orang tua juga wajib membimbing dan mendampingi anaknya ketika belajar di rumah. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua PAC IPNU Salam, Muhammad Imam Muttaqien mengungkapkan, bahwa kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun, selain ingin memberikan motivasi kepada siswa-siswi, kegiatan ini juga sekaligus untuk meneguhkan eksistensi pada masyarakat luas, bahwa Salam adalah salah satu basis IPNU IPPNU di wilayah Kabupaten Magelang. 

“Dengan semangat belajar, berjuang dan bertaqwa, kita yakin para siswa-siswi akan diberikan hasil yang terbaik dan dapat lulus dengan nilai yang maksimal,” tegasnya di sela-sela acara.

Dari 10 MI Ma’arif yang mengikuti kegiatan ini, masing-masing sekolah mengirimkan antara 10-20 siswa yang di dampingi oleh orang dan gurunya.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Kajian Islam, Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Minggu, 28 Januari 2018

Karya Alumni Pesantren Lirboyo Diminati di Timur Tengah dan Amerika

Jakarta, Siti Efi Farhati. Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Agus Shohib Khoironi menghebohkan dunia keilmuan Islam dengan keberhasilannya menulis sebuah kitab panduan tata bahasa Arab dengan metode pendekatan baru, yaitu menggunakan skema dan diagram yang sangat memudahkan pembaca dalam mendalami ilmu Nahwu dan Shorof.



Karya Alumni Pesantren Lirboyo Diminati di Timur Tengah dan Amerika (Sumber Gambar : Nu Online)
Karya Alumni Pesantren Lirboyo Diminati di Timur Tengah dan Amerika (Sumber Gambar : Nu Online)

Karya Alumni Pesantren Lirboyo Diminati di Timur Tengah dan Amerika

Kitab dengan nama “Audlohul Manahij” itu mendapat banyak pujian tidak hanya dari ulama Timur Tengah, tapi juga dari masyarakat Eropa dan Amerika. Dr Basyiiri Abdul Mu’thy dari Al-Azhar Cairo, Mesir, menyebut kitab tersebut sebagai panduan belajar bahasa Arab yang paling mudah dipahami dibanding kitab-kitab lain yang pernah dilihatnya.

“Saya adalah orang Arab yang belum pernah melihat kitab Mu’jam Nahwu Shorof yang paling mudah dipahami yang ditulis oleh seorang yang bukan Arab, dimana orang Arab sendiri belum ada atau belum pernah menulis dengan metode seperti ini sampai saat ini,” katanya seperti dikutip harian Duta Masyarakat, Selasa (4/3).

Siti Efi Farhati

Di Amerika Serikat (AS), karya santri kelahiran Ngawi, Jawa timur, 13 April 1972 itu laku keras. Bahkan, Booksurge LLC (Part of The Amazon Group of Companies) yang berkedudukan di Charleston, South Carolina-USA turut memperluas penyebaran buku ini.

Siti Efi Farhati

”Buku ini dipasarkan ke universitas-universitas, lembaga-lembaga pendidikan, khususnya pada bidang Arabic program, Islamic Studies, Middle and Near Eastern Studies melalui internet di Amazon.com,” kata Imam Kamal, Direktur PT Wiracandra Mulia Press yang menerbitkan karya itu.

“Selain di AS, di Iran kitab ini mandapat bintang lima (book rating) sebagai kitab terlaris. Yang membanggakan lagi, dari karya anak bangsa tersebut, adalah mandapatkan bintang lima (book rating) pada website Ira, serta tanggapan yang sangat positif selama kami terbitkan sejak Februari 2007 hingga akhir tahun lalu,” tuturnya.

Tokoh-tokoh yang memberikan pujian terhadap kitab ini, antara lain, Professor Adel Gamal (Department of Near Eastern Studies, University of Arizona – USA), Inas Hassan, Ph.D (School of Language - Arabic, University of Maryland – USA), Ramzi Salti, Ph. D (Arabic Language & Literature. Stamford University – USA), Martin Sulzer-Reichel (Director of Arabic and German Language Program, Department Culture of Modern Literatures and Cultures, University of Richmond –USA), Paul O. Myhre, Ph.D (Wabash Center in Association of American Academy of Religion – USA), dan Blackwell Publishers-UK (Book & Resources Review Editor for the Journal Teaching Theology and Religion.

Praktisi dan pecinta Bahasa Arab, Khoirul Huda Basyir tak menyangkal kelebihan kitab Audlohul Manahij. Ia juga menyebut karya santri Lirboyo yang pernah belajar ke Al-Azhar Mesir itu sebagai kitab tata Bahasa Arab yang mudah dipahami.

”Sebagai orang yang lama mengkaji Bahasa Arab, saya akui kitab ini bagus dan mudah dipahami. Saya kira kitab ini cocok untuk para santri NU yang ada di pesantren-pesantren NU,” kata Khoirul Huda Basyir yang juga Sekretaris PP LDNU. (nam)Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail, Santri, Quote Siti Efi Farhati

Rabu, 24 Januari 2018

Prihatin Peredaran Narkoba di Jombang, Polisi Dekati Madrasah

Jombang, Siti Efi Farhati - Akhir-akhir ini peredaran narkoba bahkan Napza atau narkotika, psikotropika, dan zat adiktif telah merambah banyak lapisan masyarakat termasuk pelajar. Di Jombang, pengguna bahan berbahaya ini terbilang tinggi. Mereka juga termasuk di dalamnya adalah kalangan pelajar.

"Data terakhir yang kami peroleh pada September 2015, pecandu narkoba menurut profesi pekerja swasta menempati posisi pertama dengan 53 orang," kata Kapolsek Jombang Kota AKP Yudiono, Selasa (10/2).

Prihatin Peredaran Narkoba di Jombang, Polisi Dekati Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)
Prihatin Peredaran Narkoba di Jombang, Polisi Dekati Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)

Prihatin Peredaran Narkoba di Jombang, Polisi Dekati Madrasah

Data ini disampaikan Yudiono saat melakukan kunjungan silaturahmi di Madrasah Aliyah Unggulan Wahab Hasbullah (MAU WH) di kawasan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Siti Efi Farhati

Angka berikutnya adalah mahasiswa dengan jumlah 20 orang, kemudian 15 pelajar, pengangguran 10 orang, serta 2 TNI, lanjutnya di hadapan para ustadz dan ratusan pelajar madrasah setempat.

Karena tingginya pelajar yang mengonsumsi obat berbahaya tersebut, Yudiono mengingatkan bahwa para siswa dan siswi adalah calon penerus bangsa. Karena itu sejumlah pertimbangan harus dilakukan agar tidak terjerumus pada kegiatan yang tidak menguntungkan di masa depan.

Siti Efi Farhati

"Tahan semua keinginan semu seperti merokok dan berpacaran," terangnya. Karena perbuatan tersebut tidak akan membawa manfaat, lanjutnya.

Ia juga mengajak para pelajar di madrasah ini untuk bangga terhadap orang yang telah membesarkan dan mendidik dengan baik, yakni orang tua di rumah, kiai di pesantren, serta guru di madrasah.

"Banggakan lah almamater yakni madrasah, pondok serta orang tua," tegasnya.

Sukses, menurutnya, sangat bergantung pada diri sendiri, bukan orang lain. "Sukses ada di tangan diri kalian sendiri," ungkapnya.

Kepala MAU WH Ustadz Faizun yang menerima langsung Kapolsek Jombang Kota mengemukakan bahwa kegiatan seperti ini telah dilakukan beberapa kali. "Ini adalah tahun ketiga kita mengadakan kegiatan bekerja sama dengan jajaran TNI atau Polri," ungkap alumnus pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) ini.

Ratusan siswa dan siswa MAU WH mengikuti dengan seksama kegiatan yang berlangsung di aula madrasah setempat sejak jam 9 pagi. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail, Daerah Siti Efi Farhati

Selasa, 23 Januari 2018

NU Tunisia Promosikan Seni Budaya Nusantara

Tunis, Siti Efi Farhati

Dalam rangka mengenalkan seni budaya Nusantara ke kancah global, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tunisia menggelar festival budaya (mahrajan tsaqafi) di kampus Fakultas Adab Universitas Manouba, Tunis, Tunisia. Acara ini berlangsung pada Rabu (20/4) siang waktu setempat.

Ratusan pengunjung yang memadati lokasi acara tampak antusias menyaksikan ragam penampilan seperti pencak silat, atraksi debus, tari zapin, tari saman, puisi, dan aneka jenis musik. Semua atraksi kesenian ini dimainkan oleh para kader NU Tunisia. Para pengunjung yang umumnya mahasiswa itu berkali-kali tepuk tangan meriah, atau turut mendendangkan lagu-lagu serta syair shalawat yang ditampilkan.

NU Tunisia Promosikan Seni Budaya Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Tunisia Promosikan Seni Budaya Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Tunisia Promosikan Seni Budaya Nusantara

Di halaman aula lokasi acara, dipamerkan sejumlah kitab karya ulama Nusantara, serta beberapa buku tentang Islam di Indonesia. Di antaranya ada 12 kitab karya Syekh Nawawi Banten, seperti kitab Tafsir Marah Labid, Uqudulujjain, Maraqil ‘Ubudiyah, Tanqihul Qaul, ats-Tsamar al-Yaniah, dan lain-lain.

Siti Efi Farhati

Kehadiran kitab-kitab berbahasa Arab karya ulama Nusantara ini sempat menarik perhatian para dosen dan mahasiswa setempat. Terlebih ketika mereka mengetahui bahwa sejumlah kitab itu juga diterbitkan oleh penerbit-penerbit terkemuka Timur Tengah seperti Darul Fikr Beirut atau Mustafa Halbi Kairo.    

Ketua Tanfidziyah PCI NU Tunisia Ahmad Muntaha Afandi menjelaskan bahwa penyebaran Islam di Indonesia  berlangsung secara damai dan tanpa pertumpahan darah. "Yang terjadi adalah akulturasi antara Islam dengan budaya lokal," tutur Muntaha.

Siti Efi Farhati

Pada masa-masa berikutnya, lanjut mahasiswa S2 Fakultas Adab Manouba ini, perpaduan budaya lokal dengan ajaran Islam tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam merekatkan ukhuwah di kalangan umat Islam di Indonesia. Toleransi di tengah keragaman sebagaimana ditunjukkan umat Islam di Indonesia saat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi positif bagi umat Islam di dunia Arab, termasuk Tunisia.  

Dalam acara itu, turut hadir Duta Besar RI untuk Tunisia Ronny Prasetyo Yuliantoro, Dekan Fakultas Adab Prof Dr Habib Kazdagli, Wakil Dekan Dr Sourour Lihyani, serta sejumlah dosen dan staf universitas. Selain itu, juga ada Syekh Dr. Shalahudin el Mistawi, mustasyar PCINU Tunisia yang juga mantan Sekretaris Jenderal al Majelis al Ala lis Syuun al Islamiyah, yakni semacam majelis ulamanya Tunisia. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Internasional, Anti Hoax, Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Minggu, 14 Januari 2018

Mengabdi kepada NU Berarti Mengabdi Bangsa

Cirebon, Siti Efi Farhati. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serta Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Cirebon melantik Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Lemahabang di Masjid Besar An-Nur, samping alun-alun Sindang Laut Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon pada Sabtu (24/8).

Ketua Pembina PAC IPNU Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon Sidik Kriyani menuturkan, bahwa pengabdian IPNU dan IPPNU sebenarnya tidak hanya kepada kebesaran nama Nahdlatul Ulama, karena mengabdi kepada NU berarti sekaligus mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Mengabdi kepada NU Berarti Mengabdi Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengabdi kepada NU Berarti Mengabdi Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengabdi kepada NU Berarti Mengabdi Bangsa

“Prinsip kader NU tidak hanya li islahi Ahlus Sunnah Wal Jamaah, tetapi juga harus li islahi Negara Kesatuan Republik Indonesia, berjuang bersama-sama NU untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.” tutur sosok yang juga pengurus GP Ansor Kabupaten Cirebon tersebut.

Siti Efi Farhati

Sementara Ketua PC IPPNU Kabupaten Cirebon Putri Hidayani dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa modal penting sebagai kader Nahdlatul Ulama adalah pengabdian tulus tak kenal lelah. Melalui badan otonom di tingkat pelajar inilah para remaja dapat belajar untuk menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Insya Allah, dengan mengabdikan diri kepada NU, kiai, dan bangsa, kita akan mendapatkan berkah dan manfaat yang tidak sederhana dan dibutuhkan bagi masa depan,” ungkap Putri.

Siti Efi Farhati

Dalam acara yang melantik 20 orang pengurus baru di masing-masing PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Lemahabang tersebut, hadir Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lemahabang, Kompol Muslikh, dan Camat Lemahabang, Udin Syafrudin. Keduanya menuturkan rasa bangga atas terbentuknya kepengurusan baru dari sebuah organisasi yang di dalamya sarat dengan kesantunan dan akhlak yang baik. 

Redaktur     : Abdullah Alawi 

Kontributor : Sobih Adnan

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail, Pertandingan, Pemurnian Aqidah Siti Efi Farhati

Selasa, 09 Januari 2018

PCNU Cirebon Minta Pemerintah Stabilkan Harga Sembako

Cirebon, Siti Efi Farhati - Ketua PCNU Kabupaten Cirebon H Aziz Hakim Syaerozi mengatakan, pelaksanaan Operasi Pasar Ramadhan (OPR) 2017 selalu memantau perkembangan harga. Jika ada komoditi yang turun harganya, pihak PCNU Cirebon ikut turunkan harganya. Tetapi bila ada yang naik, pihaknya tidak menaikkan harga.

Demikian disampaikan H Aziz Hakim pada OPR 2017 kelima hasil kerja sama PCNU Kabupaten Cirebon, Polres Cirebon, dan Bulog Sub Divre Cirebon di Aswaja Sharing Centre Kecamatan Gebang, Selasa (13/6).

PCNU Cirebon Minta Pemerintah Stabilkan Harga Sembako (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Cirebon Minta Pemerintah Stabilkan Harga Sembako (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Cirebon Minta Pemerintah Stabilkan Harga Sembako

"Pokoknya kami PCNU menjual sesuai harga beli di Bulog. Kami tidak mengambil untung sedikitpun. Sebaliknya kami patungan untuk operasional. Karena harga lumayan murah, Alhamdulillah setiap OPR warga antusias," kata Pembina Pondok Pesantren (Pontren) Assalafie Babakan, Ciwaringin itu.

OPR 2017 akan terus berjalan di kecamatan lain hingga Lebaran. Ikhtiar NU ini diharapkan bisa membantu masyarakat dan ia berharap pemerintah daerah juga bisa ikut melakukan stabilitas harga, di antaranya melalui pasar murah yang bersubsidi sehingga harganya bisa jauh lebih murah dari OPR NU-Polres.

Siti Efi Farhati

Salah seorang pengunjung, Ratna (35), menyampaikan ketertarikannya dengan harga sembako di OPR yang berselisih dari harga warung atau pasar. Karena itu, ia membeli banyak, terutama untuk beras untuk keperluan zakat fitrah.

Siti Efi Farhati

Di OPR, beras kualitas premium dijual Rp9.000/kg. Menurutnya, harga beras di warung-warung sudah di atas Rp10.000 dan diyakini bakal naik jelang lebaran.

"Harga telur juga lumayan murah. Meskipun selisihnya beberapa ribu, tapi kalau dikali sekian lumayan. Jelang Idul Fitri uang sangat berharga," kata dia tersenyum. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail, Anti Hoax Siti Efi Farhati

Rabu, 27 Desember 2017

PWNU NTT Bangun SMK Nusa Unggul Ma’arif

Kupang, Siti Efi Farhati. Dengan dukungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) segera membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nusa Unggul Ma’arif Kupang. 

PWNU NTT telah menerima rekomendasi Izin Operasional SMK Nusa Unggul Kupang dari Dinas PPO Kota Kupang.

PWNU NTT Bangun SMK Nusa Unggul Ma’arif (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU NTT Bangun SMK Nusa Unggul Ma’arif (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU NTT Bangun SMK Nusa Unggul Ma’arif

Rencana ini disampaikan Ketua PWNU NTT Jamal Ahmad di Kantor PWNU di Jalan Ainiba No.74 Perumnas Kelurahan Nefonaik Kota Kupang Jumat (15/3/2013).

Siti Efi Farhati

Menurut Jamal, tujuan bangun SMK Nusa Unggul Ma’arif di NTT guna meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) bagi generasi muda kaum Nahdliyin. 

Siti Efi Farhati

“Kita perlu kembangkan pendidikan berbasis pesantren, agar anak-anak kita  bisa terdidik dengan tradisi keislaman sesuai dengan konsep Islam ahlusunnah wal jamaah,” katanya.

Sekolah kejuruan ini berbasis pesantren dengan beberapa program unggulan yakni program budi daya air laut, budi daya air tawar dan budi daya air payau. Tiga program utama ini masih dalam uji coba dalam setahun. Sementara mata pelajaran lainnya yang akan diprioritaskan adalah pengelolaan budi daya agar-agar dari rumput laut. 

“Mata pelajaran umum juga akan diutamakan sesuai dengan sistem pendidikan berbasis SMK,” jelas Jamal.

Dijelaskan Jamal, rencana bangun SMK Nusa Unggul Ma’arif telah direncanakan pada tahun 2012 lalu tetapi terkendala dengan ijin dari pemerintah sehingga tahun lalu belum bisa terlaksana. Akhirnya tahun 2013 bulan ini baru keluar izin operasional. 

“Kami baru mengantongi izin pada tanggal 21 Januari lalu. Sementara panitia telah melaksanakan persiapan-persiapan akan dibuka pada tahun ajaran baru 2013-2014 ini,” katanya. 

SMK Ma’arif akan dibuka di pesentren Al-Hikmah Namosain Kupang.  

Redaktur     : Mukafi Niam

Kontributor : Ajhar Jowe

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Sholawat, Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Jumat, 22 Desember 2017

Jelang Lebaran, Pelajar NU Ciamis Malah Makesta

Ciamis, Siti Efi Farhati. Beberapa hari menjelang Lebaran, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). Kegiatan tersebut digelar di Aula PCNU Jalan Raya Ciamis-Banjar, Jawa Barat Sabtu-Ahad (3-4/8).

Jelang Lebaran, Pelajar NU Ciamis Malah Makesta (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Lebaran, Pelajar NU Ciamis Malah Makesta (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Lebaran, Pelajar NU Ciamis Malah Makesta

Ketua IPNU Ciamis Moch. Wahab Hasbullah mengungkapkan bahwa kegiatan ÏŠ?ÏŠ sengaja dilaksanakan di akhir Ramadhan dengan harapan dapat mengambil hikmah dan keberkahan bulan suci.

“Salah satu esensi Ramadhan sebagai syahru tarbiyah ÏŠ?ÏŠ berarti memiliki keunggulan tersendiri dibanding bulan yang lain apabila didalamnya diisi berbagai kegiatan keilmuan,” katanya melalui pers rilis yang diterima Siti Efi Farhati pada Senin (6/8).

Siti Efi Farhati

Makesta ÏŠ?ÏŠ, tambah dia, juga dirangkaikan dengan buka bersama, Tarawih bersama, sahur bersama hingga tadarusan Al-Quran. “Harapannya peserta dapat benar-benar memahami proses transformasi nilai dan tradisi ke-NU-an secara mendasar,” ungkapnya.

Siti Efi Farhati

Lina Herlina, Ketua PC IPPNU Ciamis mengungkapkan kegiatan makesta ÏŠ?ÏŠ diikuti puluhan pelajar NU dari 11 Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU, serta komisariat pondok pesantren.

“Saat ÏŠ?ÏŠ Pimpinan Komisariat Pondok Pesantren dibina Pimpinan Cabang. Tujuannya untuk lebih memaksimalkan proses ideologisasi nilai Aswaja. Tentunya karena kultur berorganisasi di lingkungan pondok pesantren berbeda dengan lembaga pendidikan umum sehingga perlu pendekatan yang berbeda pula,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu didaulat sebagai narasumber Dewan Pembina IPNU Ciamis Asep Irfan Mujahid, Ketua LBM NU Ciamis Tatang Nawawi, Ketua Lesbumi NU Ciamis Maulana Sidik, dan Ketua GP Ansor Ciamis Dendeu Rifai Hilmi.

Redaktur: Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Jumat, 08 Desember 2017

Untung, Sang Guru Inspiratif dari Madura

Jakarta, Siti Efi Farhati



Keterbatasan tidak menjadi penghalang bagi Untung untuk berbagi ilmu dan pengetahun. Semangatnya untuk mengajar mengalahkan semua aral dan rintangan yang harus dihadapinya, bahkan hingga separuh abad kehidupannya. Mengajar menjadi bagian caranya berjihad untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

Untung, Sang Guru Inspiratif dari Madura (Sumber Gambar : Nu Online)
Untung, Sang Guru Inspiratif dari Madura (Sumber Gambar : Nu Online)

Untung, Sang Guru Inspiratif dari Madura

Demikian kesan Kakanwil Kementerian Agama Mahfudz Shodar usai bertemu langsung dengan Untung, Guru MI Miftahul Ulum Sumenep, Jumat (15/04). Terpanggil akan dedikasi dan pengabdiannya, Mahfudz menyusuri jalanan Suramadu untuk bersilaturahim ke Yayasan yang diketuai oleh penyair “Si Celurit Emas” KH Zawawi Imran dan diasuh olah KH Abdul Majid Ilyas. Demikian dikutip dari laman kemenag.go.id.

Selain ingin melihat langsung aktivitas Untung di Yayasan Al-Miftah, Mahfudz juga memberikan penghargaan kepada sang guru inspiratif yang terlahir tanpa kedua tangan itu. Tidak hanya Untung, penghargaan yang sama juga diberikan kepada Sujirman, guru MI Miftahul Ulum juga yang tidak mempunyai kedua kaki. Sadar bahwa banyak guru-guru inspiratif yang layak memperoleh penghargaan, Mahfudz bahkan berkomitmen untuk bisa lebih memberikan perhatian pada tahun-tahun mendatang.

“Pak Untung menginspirasi pada guru lain. Dengan kesempurnaan itu, jangan sampai ruhul jihad guru yang sempurna kalah dengan ruhul jihad Pak Untung. Dia dengan segala keterbatasannya mampu membawa santri dan murid-muridnya bagus, bisa belajar serius. Maka, guru lainnya yang sempurnah, tidak boleh tidak,” kata Mahfudz.

Siti Efi Farhati

Ditemui di madrasah, lanjut Mahfudz, Untung sempat berkisah tentang awal pengabdiannya. Menurutnya, Untung mengaku kalau pada awalnya merasa canggung, terlebih keberadaannya juga banyak ditertawakan siswa hingga mereka enggan belajar kepadanya. Perlakukan semacam ini dirasai selama hampir dua tahun lamanya.?

Namun, hal itu tidak melunturkan semangatnya hingga berbuah sikap taat dan tawadlu’ murid-muridnya. Hal itu tercermin pada keikhlasan mereka untuk mencium kaki Untung, karena ketiadaan kedua tangannya. “Bahkan bukan hanya taat, mereka justru sangat tawadlu’. Cium kaki itu memang iya,” kenang Mahfudz Shodar dengan suara memberat ? dalam balut harunya.

“Saya sangat terharu sekali. Dia bukan hanya mengajar di MI saja. Di rumah, santri Pak Untung lebih dari 100, santri ngaji,” katanya.

Siti Efi Farhati

“Beliau dengan keterbatasan, ngaji fasih bukan main. Bisa membimbing dengan telaten dan anak-anak merasa mendapatkan bimbingan yang istimewa,” tambahnya. Para siswa bahkan mengaku senang diajar Untung karena sabar dan mudah dipahami penjelasannya.

Selain sebagai tempat mengajar, ? Yayasan Al-Miftah menjadi tempat Untung belajar. Sebab, Untung kecil tercatat sebagai salah satu santri di sana. Sebagai guru tanpa dua tangan, Untung mengaku kerap menemui kesulitan. “Namanya kesulitan ada. Pada waktu misalnya saya harus nulis di papan itu rasa penat memang ada, pasti saya alami,” akunya sebagaimana ditayangkan dalam salah satu televisi nasional baru-baru ini.

Di MI Miftahul Ulum Sumenep, Untung sudah lebih dua dasawarsa mendidik para siswa. Tidak sekadar menjadi guru, Untung bak pelita para siswanya yang memancarkan keteladan untuk tidak menyerah di tengah segala keterbatasan. Red Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Khutbah, Bahtsul Masail, IMNU Siti Efi Farhati

Kamis, 07 Desember 2017

Tujuh Ratus Peserta IIFIS Saksikan Pertunjukan Wayang Orang

Solo, Siti Efi Farhati. Sebanyak tujuh ratus peserta IIFIS, menikmati suguhan lakon wayang orang di panggung pentas Taman Balekambang, jalan Balekembang Lor nomor 3, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (17/7) malam. Lakon wayang orang tersebut memainkan cerita klasik ‘Subali-Sugriwa’.

Tujuh Ratus Peserta IIFIS Saksikan Pertunjukan Wayang Orang (Sumber Gambar : Nu Online)
Tujuh Ratus Peserta IIFIS Saksikan Pertunjukan Wayang Orang (Sumber Gambar : Nu Online)

Tujuh Ratus Peserta IIFIS Saksikan Pertunjukan Wayang Orang

Sekitar tujuh ratusan peserta IIFIS, The First International Islamic Financial Inclusion Summit ini, berasal dari pelbagai wilayah dalam dan luar negeri. Mereka adalah pengurus BMT, koperasi, lembaga asuransi, perbankan, dan segenap pihak yang terlibat dalam pengembangan perekonomian.

“Mereka harus mendapatkan penyegaran pikiran di sela workshop dan konferensi internasional IIFIS,” ungkap Fatkhul Maskur, Ketua Panitia IIFIS kepada Siti Efi Farhati usai pertunjukan berlangsung tepat 22.38 di gerbang wisata Taman Balekambang.

Siti Efi Farhati

Menurut Fatkhul, pada siang itu ratusan peserta hanya mengikuti sesi I workshop dan konferensi internasional IIFIS dengan tema ‘Akses LKM Syariah dengan Produk Non-bank’. Sedangkan panitia menyediakan empat sesi dimana ketiga sesi terakhir akan dilanjutkan pada hati berikutnya dengan tema yang berbeda.

Lepas santap malam, mereka bergerak menuju panggung pertunjukan pukul 20.30 malam. Dengan segera, mereka mengisi tribun kecil yang mengitari panggung. Mereka langsung menyaksikan pertunjukan wayang orang sesudah tiga seniman lawak, mengocok habis perut peserta dengan tingkah, logika, dan ‘kekonyolan’.

Siti Efi Farhati

Dalam mementaskan aksi konyol, tiga pelawak ini ditemani iringan grup ‘Ketoprak Ngampung’ yang dipimpin Ki Jeliteng,” kata Budi, anggota grup Ketoprak Ngampung kepada Siti Efi Farhati di tepi panggung usai pementasan.

Pertunjukan wayang orang berlangsung segera menyusul sesudah tiga seniman lawak menghilang di balik panggung. Manusia bertubuh kera dan sapi, membuka acara dengan meluapkan amarah satu sama lain. Berlanjut setelah itu, perkelahian besar saudara terjadi antara Subali-Sugriwa. Mereka diiringi oleh Metabudaya, grup  sendratari Surakarta.

Sebelum menyaksikan pertunjukan tersebut, para peserta disuguhi makan malam di pekarangan Taman Balekambang. Di meja bundar dan kursi yang tersedia, mereka menyantap hidangan yang tersedia. Alunan musik campur sari dan lagu Bengawan Solo, menemani makan malam itu.

Sejumlah pejabat daerah dan seniman meramaikan pagelaran pentas tersebut. Nusron Wahid, ketua umum PP GP. Ansor, Joko Widodo, walikota Surakarta, dan Ahmad Dhani tampak hadir di tengah keramaian peserta IIFIS.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis   : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail, PonPes, Kiai Siti Efi Farhati

Jumat, 01 Desember 2017

Porsema Berupaya Minimalisir Pelajar NU dari Kelompok Radikal

Jepara, Siti Efi Farhati?

Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) merupakan kegiatan yang dilaksanakan LP Ma’arif NU untuk meminimalisir pelajar NU dari rongrongan kelompok radikal.?

Pernyataan itu diungkapkan Agus Sofwan Hadi, Ketua PW LP Maarif NU Jawa Tengah dalam Rapat Koordinasi Panitia Porsema X Jawa Tengah di Gedung NU Jepara, Jalan Pemuda No.51 Jepara, Selasa (14/3) kemarin.?

Porsema Berupaya Minimalisir Pelajar NU dari Kelompok Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
Porsema Berupaya Minimalisir Pelajar NU dari Kelompok Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

Porsema Berupaya Minimalisir Pelajar NU dari Kelompok Radikal

Menurut Agus, dengan melakukan banyak kegiatan ruang gerak mereka tertutup. Apalagi Porsema X tingkat Jawa Tengah yang rencananya akan dilaksanakan di Jepara 18-21 Mei mendatang sudah ditunggu-tunggu oleh madrasah dan sekolah di Jawa Tengah.?

Hingga warta ini disyiarkan sudah tercatat 20-an Cabang LP Maarif yang sudah mendaftarkan diri. “Jika dihitung sekitar 2881 peserta plus official. Itu belum semuanya. Jumlah total semuanya sekitar 4000an orang lebih,” jelasnya kepada panitia lokal Jepara yang hadir.?

Bersama rombongan pengurus LP Ma’arif Jawa Tengah, ia mengucapkan terima kasih kepada LP Maarif NU Jepara, utamanya PCNU Jepara yang sudah bersedia menjadi tuan rumah pelaksanakan Porsema Jateng.?

Siti Efi Farhati

Ucapan terima kasih juga dia layangkan untuk KONI Jepara yang menurut info yang didengar adalah salah satu mitra kerjasama kegiatan Porsema tersebut.

Ke depan ia berharap Porsema menjadi even tingkat nasional. Hal itu berdasar usulan Cabang-cabang se-Jawa Tengah. Pihaknya sudah menyampaikan kepada PP LP Ma’arif NU. “Semoga tahun depan even ini sudah menjadi even nasional,” harapnya.?

Hadir dalam kesempatan itu KH Hayatun Abdullah Hadziq Ketua PCNU Jepara, Ketua LP Ma’arif NU Jepara, perwakilan KONI Jepara, pengurus LP Maarif NU Jawa Tengah dan panitia lokal. ?

Siti Efi Farhati

Usai Rakor panitia lokal dan pengurus LP Ma’arif NU Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi terkait kesuksesan Porsema X Jawa Tengah. (Syaiful Mustaqim/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Nasional, Cerita, Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Jumat, 17 November 2017

Kurban Media Mengasah Kesalehan Sosial

Bogor, Siti Efi Farhati. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor Ifan Haryanto mengatakan, kurban dimaksudkan untuk napak tilas tentang keteladanan, ketulusan hati, dan ketakwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Kurban Media Mengasah Kesalehan Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)
Kurban Media Mengasah Kesalehan Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)

Kurban Media Mengasah Kesalehan Sosial

"Ritual kurban yg dilakukan oleh umat Muslim dalam peringatan Hari Raya Idul Adha bisa juga dimanfaatkan sebagai media untuk mengasah kesalehan sosial," kata Ifan usai menyerahkan hewan kurban Lazisnu Kota Bogor di kawasan Lapangan Sempit Bogor, Jumat (1/9).

Ia menyatakan, segala sesuatu yang dimiliki oleh manusia di dunia ini adalah merupakan titipan dari Allah. Oleh karena itu, orang yang dmendapatkan titipan lebih banyak hendaknya berbagi dengan mereka yang kurang mampu.

"Sudah selayaknya dalam konteks kehidupan sosial kita (yang mampu) mesti ikhlas berbagi dengan kaum yang kurang mampu dan kurang beruntung," ucapnya.

Siti Efi Farhati

Turut mendampingi Ifan, Ketua Lazisnu Kota Bogor Zimamul Adli dan segenap Pengurus Lazisnu Kota Bogor serta Keluarga Mahasiswa NU (KMNU) IPB.

Lazisnu Kota Bogor setiap tahunnya rutin menyalurkan hewan kurban ke daerah yang masyarakatnya dianggap kurang mampu. Selain kegiatan kurban, Lazisnu dan PCNU Kota Bogor juga banyak melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan yang ditujukan untuk masyarakat umum seperti santunan fakir miskin, pemberian beasiswa kepada siswa yang kurang mampu, layanan dakwah dan keagamaan, serta kegiatan lainnya. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati

Siti Efi Farhati Nasional, Cerita, Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Libatkan Pemuda, LTN NU Bali Gelar Pengajian Kemerdekaan

Bali, Siti Efi Farhati - Lembaga Talif wan Nasyr (LTN) NU Provinsi Bali bekerja sama dengan IPNU dan IPPNU mengadakan pengajian kemerdekaan, Ahad (13/8). Pengajian yang bertema Hubbul Wathan Minal Iman ini merupakan program yang digagas selain untuk menyambut hari proklamasi, juga sebagai respon akan maraknya kelompok yang anti-Pancasila dan Nasionalisme akhir-akhir ini.

Ketua LTN NU Bali Muhammad Taufiq Maulana mengatakan, sasaran dari program yang akan dilaksanakan bulanan ini akan menyasar kelompok muda, baik dari nahdliyin seperti IPNU, IPPNU, PMII dan GP Ansor, juga para pemuda lain di luar NU secara umun.

Libatkan Pemuda, LTN NU Bali Gelar Pengajian Kemerdekaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Libatkan Pemuda, LTN NU Bali Gelar Pengajian Kemerdekaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Libatkan Pemuda, LTN NU Bali Gelar Pengajian Kemerdekaan

"Kita akan membiasakan kepada para pemuda untuk bersama-sama belajar dan mencari ilmu dan wawasan melalui pengajian atau dialog, harapannya agar mereka mengetahui pentingnya menjaga NKRI," ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk terus menjaga hubungan kebangsaan dengan agama lain, pihaknya ke depan akan melibatkan ormas pemuda Hindu. "Tema tema yang akan diangkat adalah kebangsaan dan kebudayaan" tegasnya.

Siti Efi Farhati

Siti Efi Farhati

Pengajian Kemerdekaan yang diadakan di Masjid Al-Qomar Denpasar ini diisi oleh dai muda Bali, yaitu Ustadz Muslimin yang menyampaikan materi Falsafah Hubbul Wathan Minal Iman dan Ustadz Ahmad Mulhaq dengan materi Kemerdekaan sebagai Kesempatan Memohon Ampunan. Narasumber terakhir oleh pengurus harian PWNU Bali H Saifudin Zaini, pengurus FKUB dan ketua MUI Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua PWNU Bali H Abdul Aziz, Ketua Pergunu Bali sekaligus Ketua STAI Denpasar Bali Jumari, dan perwakilan dari GP Ansor? Bali. (Abraham Iboy/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Sabtu, 11 November 2017

GP Ansor Gending Ajak Pemuda Setempat Jaga Keutuhan NKRI

Probolinggo, Siti Efi Farhati - Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gending Kabupaten Probolinggo mengajak para pemuda untuk senantiasa bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui Diklat Terpadu Dasar (DTD) Banser di aula MWCNU Kecamatan Gending, Sabtu (22/4).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pemuda yang ada di Kecamatan Gending. Nantinya mereka akan menjadi bagian dari anggota Banser Kecamatan Gending. Para pemuda Banser tersebut salah satunya bertugas untuk menjadi benteng ulama NU dan mengawal tetap kokohnya NKRI.

GP Ansor Gending Ajak Pemuda Setempat Jaga Keutuhan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Gending Ajak Pemuda Setempat Jaga Keutuhan NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Gending Ajak Pemuda Setempat Jaga Keutuhan NKRI

Pembukaan DTD Banser ini dihadiri oleh Camat Gending Muhamad Ridwan beserta jajaran Forkopimka Gending, Ketua MWCNU Kecamatan Gending Misnaji serta jajaran pengurus GP Ansor Kota Kraksaan.

Siti Efi Farhati

Ketua GP Ansor Gending Mahfudz mengatakan, diklat Banser ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan respon atas maraknya gerakan-gerakan Islam radikal yang berusaha merongrong keutuhan NKRI yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikal.

“Diklat Terpadu Dasar ini secara garis besar adalah ingin membentuk seorang anggota Banser untuk siap menjadi kader tangguh, profesional, religius, mandiri dan bermartabat,” katanya.

Menurut Mahfudz, diklat terpadu dasar ini merupakan program nasional dari NU yang dilakukan untuk terus melakukan pengkaderan. Kegiatan ini dilakukan untuk membentuk pemuda yang tidak hanya memiliki peran dibidang agama saja tetapi diseluruh bidang. “Tidak hanya memiliki mental spiritual tetapi juga intelektual yang tinggi,” jelasnya.

Siti Efi Farhati

Dalam DTD ini para peserta dilatih untuk mengusai materi-materi diklat meliputi peraturan lalu lintas, keorganisasian, wawasan kebangsaan, bela negara dan materi ke-NUan dan ke-Aswajaan. Selain melibatkan jajaran PC GP Ansor Kota Kraksaan dan MWCNU Kecamatan Gending, DTD ini juga melibatkan jajaran TNI dan Polri.

“Anggota TNI dan Polri sengaja kami libatkan agar dapat membantu melatih para peserta diklat agar menjadi kader yang tangguh dan profesional. Kader yang benar-benar mampu menjadi benteng ulama NU dan menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Sementara Camat Gending Ridwan berharap agar kegiatan DTD ini mampu menghasilkan kader Banser yang mampu membantu program pemerintah di Kecamatan Gending. Sehingga bisa tercipta sinergitas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Sambut Harlah NU, Ansor Way Kanan Bekam Gratis 90 Warga

Way Kanan, Siti Efi Farhati. Nahdlatul Ulama (NU) akan berusia 90 tahun pada 31 Januari 2016. Warga NU Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, bersiap merayakan di 14 kecamatan yang ada.

Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) melalui intruksi Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Way Kanan KH Nur Huda akan menggelar serangkaian acara serentak berkaitan dengan amaliah-amaliah Aswaja.

Sambut Harlah NU, Ansor Way Kanan Bekam Gratis 90 Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Harlah NU, Ansor Way Kanan Bekam Gratis 90 Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Harlah NU, Ansor Way Kanan Bekam Gratis 90 Warga

"Sementara masih diinventarisir setiap MWC akan menggelar apa. Adapun Gerakan Pemuda Ansor, sebagai rencana tindak lanjut berlatih bekam, akan menggratiskan warga sejumlah 90 orang untuk hijamah atau mengeluarkan darah kotor secara gratis pada harlah NU," ujar Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto di Blambangan Umpu, Jumat (8/1).

Siti Efi Farhati

Organisasi pemuda NU di daerah yang dipimpin Pj Bupati Albar Hasan Tanjung ini dalam beberapa kesempatan mengajarkan pengobatan bekam kepada kader. Antara lain di PAC Pakuan Ratu yang juga diikuti kader dari PAC Negeri Agung dan selanjutnya akan diikuti kader PAC Kasui, Rebang Tangkas dan Banjit.

Siti Efi Farhati

"Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan bekam ditengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari 72 macam penyakit’. Bekam bagi 90 warga secara gratis tersebut akan digelar PAC Pakuan Ratu yang dipimpin sahabat Bakti Ghozali," ujar pemilik gelar adat Lampung Ratu Ulangan itu lagi.

PCNU Way Kanan pada Ahad (10/1) akan menggelar rapat akbar dengan seluruh badan otonom dan lembaga NU setempat di kantor NU, Kampung Tiuh Balak I, Kecamatan Baradatu untuk membahas perayaan Harlah NU. (Disisi Saidi Fatah/Mahbib)

Foto: Kader Gerakan Pemuda Ansor Pakuan Ratu dan Negeri Agung belajar bekam di Klinik Bulan Medical Center Pimpinan dr Yusuf J Mustofa Dok GP Ansor Way Kanan

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail, Ahlussunnah, Ulama Siti Efi Farhati

Senin, 06 November 2017

Perpustakaan PBNU Jadi Rujukan Peneliti Luar Negeri

Jakarta, Siti Efi Farhati

Sebagian besar pengunjung Perpustakaan PBNU masih terbatas dari kalangan akdemisi. Mereka yang umumnya datang dengan keperluan khusus meneliti NU itu, di antaranya, berasal dari sejumlah perguruan tinggi luar negeri.

Perpustakaan PBNU Jadi Rujukan Peneliti Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)
Perpustakaan PBNU Jadi Rujukan Peneliti Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)

Perpustakaan PBNU Jadi Rujukan Peneliti Luar Negeri

Sejumlah peneliti asing yang tercatat pernah singgah di sebuah ruangan di lantai 2, gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, ini, antara lain, datang dari Jepang, Australia, Amerika, Jepang, Malaysia, Singapura, Belanda, Korea Selatan, dan lainnya.

Syatiri Ahmad, pengelola perpustakaan PBNU, menyebutkan sejumlah nama peneliti sekaligus penulis kenamaan yang dimaksud, seperti Martin van Bruinessen, Robin Bush, Douglas Ramage, Greg Barton, Greg Fealy, dan Mituo Nakamura.

”Ini memang baru satu-satunya perpusatakaan NU yang memiliki informasi seputar ke-NU-an yang relatif lengkap, ya baru di Jakarta ini. Sebenarnya informasi ini penting ada di setiap tingkatan wilayahlah minimal,” katanya, Selasa (30/4).

Siti Efi Farhati

Meski menyimpan koleksi ke-NU-an yang relatif banyak, Syatiri mengaku, jumlah pengunjung perputakaan PBNU tidak begitu banyak. Padahal, perpustakaan yang beridiri 1983 atas amanat Munas-Konbes NU di Situbondo, Jawa Timur, itu mengoleksi berbagai dokumen primer langka yang dapat memperdalam wawasan pembaca mengenai NU.

 

Penulis: Mahbib Khoiron

Siti Efi Farhati

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Selasa, 31 Oktober 2017

Yayasan Turats Ulama Nusantara Galang Dana untuk Korban Gempa

Jakarta, Siti Efi Farhati - Yayasan Turats Ulama Nusantara (TUN) turut serta melakukan penggalangan dana untuk korban gempa di Pidie Jaya, Aceh. Yayasan yang bergerak di bidang konservasi naskah karya ulama Nusantara ini melakukan penggalangan dana sejak Rabu (7/12). Yayasan ini rencananya akan melakukan penggalangan dana sampai Jum’at (16/12).

“Kami melakukan penggalangan dana sebagai wujud rasa solidaritas , dan berharap bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa bumi,” kata Koordinator Yayasan TUN Nanal Ainal Fauzi saat dihubungi via WA, Jumat (9/12).

Yayasan Turats Ulama Nusantara Galang Dana untuk Korban Gempa (Sumber Gambar : Nu Online)
Yayasan Turats Ulama Nusantara Galang Dana untuk Korban Gempa (Sumber Gambar : Nu Online)

Yayasan Turats Ulama Nusantara Galang Dana untuk Korban Gempa

Menurut Nanal, penggalangan dana dimotivasi oleh amanah hadits Rasulullah SAW yang menganjurkan umatnya untuk melapangkan kesusahan dunia dari seorang mukmin.

Siti Efi Farhati

“Penggalangan dana untuk korban gempa dilakukan via medsos seperti Facebook dan What’s App. Alhamdulillah sampai hari ini Jumat (9/12) telah berhasil terkumpul dana sebesar 3.050.000,” kata pria berumur 21 tahun tersebut.

Yayasan yang berpusat di Demak ini juga mengajak simpatisan TUN khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya agar menyisihkan rezekinya untuk membantu saudara-saudara korban gempa. (Husni Sahal/Alhafiz K)

Siti Efi Farhati

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail, Sholawat, Pendidikan Siti Efi Farhati

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Siti Efi Farhati sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Siti Efi Farhati. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Siti Efi Farhati dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock