Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quote. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2018

Tanpa Uang Sepeser Pun, Pasutri NU Ini Akan Keliling Dunia

Jakarta, Siti Efi Farhati?

Pasangan suami istri (pasutri) Hakam Mabruri (34) dan Rofingatul Islamiah (34) bertekad akan berkeliling dunia dengan sepeda yang didesain ditunggangi berdua. Ia berangkat dari Malang pada Sabtu 17 Desember 2016. Sampai di Jakarta pada Selasa (10/1).?

Tanpa Uang Sepeser Pun, Pasutri NU Ini Akan Keliling Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Tanpa Uang Sepeser Pun, Pasutri NU Ini Akan Keliling Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Tanpa Uang Sepeser Pun, Pasutri NU Ini Akan Keliling Dunia

Pasutri tersebut mengambil jalan bagian utara pulau Jawa. Di tiap kota, Hakam yang aktif di Gerakan Pemuda Ansor Malang, kerap bermalam di kantor GP ansor bersama istrinya. Tidak hanya itu, ia juga menemui tokoh agama di kota yang ia singgahi.?

Keduanya selalu melakukan perjalanan di siang hari. kemudian istirahat sore atau menjelang malam. kemudian berangkat esoak harinya.?

Menurut Hakam, ketika keduanya berangkat, di sakunya tak ada uang sepeser pun. Ia kemudian mendapat sumbangan dari Bupati Malang, ketika ia dilepas secara resmi oleh Bupati, GP Ansor dan beragam komunitas dari Stadion Kanjuruan .

Siti Efi Farhati

Ditanya disumbang berapa oleh Bupati, Hakam tidak mau menyebutkan nomialnya. Namun, yang jelas, ketika dia berangkat, tak mengantongi uang sepeser pun.?

Namun di perjalanan, dukungan dari berbagai pihak didapatkan dua pasangan tersebut, termasuk dana. Salah seorang menteri misalnya, yang secara kebetulan bertemu di kantor Pimpinan Pusat GP Ansor, Jakarta, Selasa malam (10/1), juga turut menyumbang dana.

Sampai saat ini, ia menyebtukan, dukungan dana dari berbagai pihak telah terkumpul dana sebesar 17 juta dan 600 Dollar.?

Mengenai perjalanannya, setelah sampai di Aceh, dia akan kembali ke Medan. Kemudian menyebrang ke Singapura. Lalu melanjutkan perjalanan darat ke Malaysia, Thailanda. Keduanya akan melewati jalur Asia Selatan seperti India, Neval. Terus ke barat, ke barat. Sementara ia akan mencoba sampai di Kairo, Mesir. (Abdullah Alawi)

Siti Efi Farhati

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Internasional, Quote, Ulama Siti Efi Farhati

Senin, 05 Februari 2018

SMA NU Gratiskan SPP untuk Hafizh-hafizhoh

Malang, Siti Efi Farhati. Para pelajar SMA yang hafal Al-Qur’an mendapat perhatian khusus di SMA NU, Pakis, Malang. siswa-siswi yang berprestasi akan mendapatkan keringanan membayar Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP), khusus siswa/i yang hafal al-Qur’an, mendapatkan beasiswa penuh, tanpa membayar SPP.

SMA NU Gratiskan SPP untuk Hafizh-hafizhoh (Sumber Gambar : Nu Online)
SMA NU Gratiskan SPP untuk Hafizh-hafizhoh (Sumber Gambar : Nu Online)

SMA NU Gratiskan SPP untuk Hafizh-hafizhoh

Diantara siswa-siswi yang berprestasi, selain pelajar yang hapal Al-Qur’an adalah pelajar yang mendapatkan peringkat satu, dua hingga tiga.

“Selain untuk memprosikan Sekolah SMA NU, saya pikir sangat penting untuk memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk para hafizh-hafizhoh, kita tidak dapat mepungkiri jika semua ilmu datangnya dari Al-Qur’an,” ungkap Nanik Nurhayati, kepala SMA NU pada Siti Efi Farhati, Senin (29/04).

Siti Efi Farhati

Pengratisan SPP akan berlaku selama siswa masuk tahun ajaran pertama hingga lulus. Selain itu, Sekolah yang bertempat di Jalan Haji Mustofa 108, Malang ini memiliki 80 gedung dan Laboratorium IPA. Letaknya yang strategis dari pondok sekitarnya memudahkan para santri di pondok tersebut untuk sekolah di SMA NU.

Siti Efi Farhati

“Selain mencerdaskan dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang kami bidik secara serius, kami juga ingin menanamkan aswaja pada generasi bangsa yang sangat perlu untuk kehidupan mereka kelak” paparnya.

Tidak hanya proses belajar mengajar, beberapa ekskul (kkstrakurikuler) seperti Mading, al-Banjari, Thetre, Pencak silat juga digalakkan, “Kami ingin mencetak Islam yang kompetitif, beraliran ahlussunnah,  unggul dan profesional,” imbuhnya lagi.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Diana Manzila

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Pendidikan, Quote Siti Efi Farhati

Selasa, 30 Januari 2018

Pergunu Jabar Rombak Struktur Kepengurusan

Bandung, Siti Efi Farhati. Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat mengubah struktur kepengurusannya menyusul hasil rapat evaluasi yang digelar di kantor PWNU Jawa Barat, Bandung, Kamis (23/4).

Pergunu Jabar Rombak Struktur Kepengurusan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Jabar Rombak Struktur Kepengurusan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Jabar Rombak Struktur Kepengurusan

“Dalam sebuah organisasi yang dinamis, restrukturisasi kepengurusan adalah hal wajar, apalagi mempertimbangkan efektifitas dan untuk peningkatan kinerja organisasi, sebagai bagian evaluasi organisasi, hal ini dibenarkan ” tutur Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat Pergunu H Aksan Usthadi yang juga hadir dalam rapat.

Rapat evaluasi dihadiri pula Wakil Ketua PWNU Jawa Barat KH Wahyu Wibisana dan segenap pengurus harian PW Pergunu Jawa Barat.

Siti Efi Farhati

Menurut Aksan, rapat evaluasi organisasi merupakan hal yang dibenarkan dalam PD/PRT Pergunu dalam rangka peningkatan efektifitas dan kinerja organisasi.

Siti Efi Farhati

Dari hasil rapat evalusi, Pergunu Jawa Barat memutuskan adanya rotasi susunan kepengurusan, di antaranya Dr H Diding Nurdin yang dulunya sekretaris menjadi Wakil Ketua dan H. Saepuloh yang sebelumnya wakil ketua menjadi sekretaris Pergunu Jawa Barat.

Sementara itu, menurut sekretaris terpilih H Saepuloh, dalam kepengurusan baru ini, Pergunu Jawa Barat juga akan mengakomodasi pakar pendidikan dari UPI Bandung, UNPAD dan UIN Bandung. “Ada beberapa guru besar dari UPI, UNPAD dan UIN Bandung yang bersedia untuk masuk dalam kepengurusan Pergunu Jawa Barat,” tutur H. Saepuloh. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Quote, Habib Siti Efi Farhati

Minggu, 28 Januari 2018

Karya Alumni Pesantren Lirboyo Diminati di Timur Tengah dan Amerika

Jakarta, Siti Efi Farhati. Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Agus Shohib Khoironi menghebohkan dunia keilmuan Islam dengan keberhasilannya menulis sebuah kitab panduan tata bahasa Arab dengan metode pendekatan baru, yaitu menggunakan skema dan diagram yang sangat memudahkan pembaca dalam mendalami ilmu Nahwu dan Shorof.



Karya Alumni Pesantren Lirboyo Diminati di Timur Tengah dan Amerika (Sumber Gambar : Nu Online)
Karya Alumni Pesantren Lirboyo Diminati di Timur Tengah dan Amerika (Sumber Gambar : Nu Online)

Karya Alumni Pesantren Lirboyo Diminati di Timur Tengah dan Amerika

Kitab dengan nama “Audlohul Manahij” itu mendapat banyak pujian tidak hanya dari ulama Timur Tengah, tapi juga dari masyarakat Eropa dan Amerika. Dr Basyiiri Abdul Mu’thy dari Al-Azhar Cairo, Mesir, menyebut kitab tersebut sebagai panduan belajar bahasa Arab yang paling mudah dipahami dibanding kitab-kitab lain yang pernah dilihatnya.

“Saya adalah orang Arab yang belum pernah melihat kitab Mu’jam Nahwu Shorof yang paling mudah dipahami yang ditulis oleh seorang yang bukan Arab, dimana orang Arab sendiri belum ada atau belum pernah menulis dengan metode seperti ini sampai saat ini,” katanya seperti dikutip harian Duta Masyarakat, Selasa (4/3).

Siti Efi Farhati

Di Amerika Serikat (AS), karya santri kelahiran Ngawi, Jawa timur, 13 April 1972 itu laku keras. Bahkan, Booksurge LLC (Part of The Amazon Group of Companies) yang berkedudukan di Charleston, South Carolina-USA turut memperluas penyebaran buku ini.

Siti Efi Farhati

”Buku ini dipasarkan ke universitas-universitas, lembaga-lembaga pendidikan, khususnya pada bidang Arabic program, Islamic Studies, Middle and Near Eastern Studies melalui internet di Amazon.com,” kata Imam Kamal, Direktur PT Wiracandra Mulia Press yang menerbitkan karya itu.

“Selain di AS, di Iran kitab ini mandapat bintang lima (book rating) sebagai kitab terlaris. Yang membanggakan lagi, dari karya anak bangsa tersebut, adalah mandapatkan bintang lima (book rating) pada website Ira, serta tanggapan yang sangat positif selama kami terbitkan sejak Februari 2007 hingga akhir tahun lalu,” tuturnya.

Tokoh-tokoh yang memberikan pujian terhadap kitab ini, antara lain, Professor Adel Gamal (Department of Near Eastern Studies, University of Arizona – USA), Inas Hassan, Ph.D (School of Language - Arabic, University of Maryland – USA), Ramzi Salti, Ph. D (Arabic Language & Literature. Stamford University – USA), Martin Sulzer-Reichel (Director of Arabic and German Language Program, Department Culture of Modern Literatures and Cultures, University of Richmond –USA), Paul O. Myhre, Ph.D (Wabash Center in Association of American Academy of Religion – USA), dan Blackwell Publishers-UK (Book & Resources Review Editor for the Journal Teaching Theology and Religion.

Praktisi dan pecinta Bahasa Arab, Khoirul Huda Basyir tak menyangkal kelebihan kitab Audlohul Manahij. Ia juga menyebut karya santri Lirboyo yang pernah belajar ke Al-Azhar Mesir itu sebagai kitab tata Bahasa Arab yang mudah dipahami.

”Sebagai orang yang lama mengkaji Bahasa Arab, saya akui kitab ini bagus dan mudah dipahami. Saya kira kitab ini cocok untuk para santri NU yang ada di pesantren-pesantren NU,” kata Khoirul Huda Basyir yang juga Sekretaris PP LDNU. (nam)Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Bahtsul Masail, Santri, Quote Siti Efi Farhati

Kamis, 18 Januari 2018

Tanya-Jawab Ilmiah Sekitar Perayaan Maulid Nabi

Dalam diskursus perayaan maulid Nabi banyak dari kalangan ikhwan yang masih belum tahu mengenai sumber dalil yang mendasari bahwa maulid memang pekerjaan yang sesuai syariat. Sehingga perlu adanya kita menghadirkan dalil-dalil ilmiah dengan konsep tanya-jawab seputar maulid.

Tanya? ? ? : Apakah maulid itu?

Jawab? ? : Maulid diambil dari kata bahasa Arab walada-yalidu yang bermakna kelahiran, yaitu kelahiran baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun dalam pelaksanaannya, maulid merupakan kegiatan keagamaan yang mengadung esensi pesan ayat suci al-Quran, disertakan kisah-kisah seputar kehidupan Nabi Muhammad, dan di dalamnya terdapat pujian dan shalawat dalam bentuk syair. Di akhir acara, terkadang sebagian orang bersedekah makanan untuk sesama.

Tanya-Jawab Ilmiah Sekitar Perayaan Maulid Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Tanya-Jawab Ilmiah Sekitar Perayaan Maulid Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Tanya-Jawab Ilmiah Sekitar Perayaan Maulid Nabi

?

Tanya? ? ? : Siapakah orang yang pertama kali merayakan maulid?

Siti Efi Farhati

Jawab? ? : Yang merayakan maulid pertama kali adalah penguasa Kota Irbil, Mudzoffar Abu Said Kaukabari bin Zainuddin, seorang raja terpuji dan pembesar yang dermawan. Ibnu Katsir pernah berkomentar tentangnya: "Beliau melaksanakan maulid pada Rabiul Awal dan memperingatinya dengan meriah. Ia sosok yang santun, pemberani, cerdik, dan adil. Semoga Allah merahmati beliau. (Hawi lil Fatawi, halaman 292)

?

Siti Efi Farhati

Tanya : Apa pandangan ulama mengenai maulid Nabi?

Jawab : Imam Jalaluddin As-Suyuthi ketika ditanya perihal maulid beliau menjawab secara eksplisit dengan sebuah karya kitab yang diberi nama Husnul Maqshad fi Amalil Maulid. Menurut beliau, "Hukum asal maulid Nabi yang mana di dalamnya terdapat orang yang membaca ayat suci al-Qur’an dan hadits Nabi tentang pengarai Rasulullah, begitu juga ayat yang ada hubungan dengan kisah kenabiannya. Dilanjutkan dengan acara ramah tamah, lalu bubar tidak lebih dari itu. Maka, itu adalah bidah hasanah dan pelakunya mendapat pahala.” (Husnul Maqshad, halaman 251-252).

Imam Suyuti juga berkata bahwa suatu ketika Imam Ibnu Hajar ditanya tentang maulid, beliau menjawab, “Asal muasal amalan maulid (seperti yang ada saat ini) adalah bidah, dan tidak pernah dinukil dari para salafus shalih, bersamaan dengan hal tersebut terdapat amalan yang baik di dalamnya dan menjauhi amalan yang buruk. Maka barangsiapa yang berusaha mengamalkan (yang baik di dalamnya) dan menjauhi sebaliknya maka amalan ini hukumnya bidah hasanah, dan tidak begitu jika sebaliknya. (Hawi lil Fatawi, halaman 282). Dari dua komentar di atas jelas bahwa merayakan maulid itu boleh selama tidak ada kemungkaran di dalamnya.

Ibnu Taimiah berpendapat, memulyakan hari kelahiran dan menjadikannya sebagai ritual musiman telah dikerjakan oleh sebagian orang. dan menjadikannya mendapat pahala yang sangat agung karena bagusnya tujuan dan memuliakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salllam (Sirah Halabiah Juz I, halaman 84-85).

Sayyid Zaini Dahlan mengatakan, merasa senang pada hari kelahiran Nabi termasuk sebagian cara penghormatan kepada beliau (Addurarus Saniyah, halaman 190).

?

Tanya : Adakah ulama yang mengarang kitab tetang kebolehan maulid?

Jawab : Tentu saja, berikut di antara nama-nama ulama beserta karyanya:

1. Husnul Maqshad fi Amalil Maulid (imam jalaluddin As7Suyuthi)

2. Khulashatul Kalam fi Ihtifal bi Maulidi Khairil Anam (Syekh Abdulloh bin Syekh Abubakar bin Salim)

3. Ihtifal bil Maulid (DR. Said Ramadhon Buthi)

4. Haulal Ihtifal bil Maulid Nabawi (Prof DR muhammad bin alwi almaliki)

5. Ihtifal bil Maulid Bainal Muayyidin wal Muaridlin (Abil Hasanain Abdulloh al-Husaini al-Makky), dan lain-lain.

Sementara ulama ahli Hadits yang merangkum sejarah Nabi dalam bentuk maulid sangat banyak, di antaranya:

1. Al-Hafidz Abil Fida ibn Katsir (774 H; maulidnya ditahqiq DR. Sholahuddim Munjid)

2. Al-Hafidz Abil Fadhl Abdurrahim Al-Kurdi (806 H)

3. Al-Hafidz Abul Khair Muhammad As-Sakhowi (902 H)

4. Al-Hafidz abdurrohman ali assyibani (994 H; maulidnya yang ditahqiq Sayyid Muhammad al-Maliki)

5. Al-Hafidz Mula Ali Al Qori (104H; Mauridurrawi fi Maulid Nabawi)

6. Al-Hafidz Muhammad bin Abu Bakar al-Qisi (842 H; Jamiul Atsar fi Maulidil Mukhtar)

7. Al-Hafidz Al-Iraqi (808 H; Mauridul Hani fi Maulid Assunni), dan masih banyak ulama lainnya.

?

Tanya? ? ? : Apakah dalil kebolehan Maulid?

Jawab? ? : Sebelumnya kita perlu melihat interpretasi maulid itu sendiri. Kalau kita mau tahu hukumnya, kita lihat apa pekerjaannya (karena hukum diberlakukan untuk perbuatan (af’alul mukallafin, Red). Adapun pekerjaan dalam maulid di antaranya adalah membaca ayat suci al-Quran, membaca sejarah Nabi, mahallul qiyam, itikaf di masjid, membaca syair di masjid, doa mendekatkan diri kepada Allah, dzikir berjamaah, taushiyah dan nasihat, menghidupkan syiar Islam, dan sedekah. Beberapa hal yang disebutkan di atas para ulama sepakat mengenai kebolehannya, mungkin sebagian orang kurang percaya mengenai dalil kebolehan dua hal yaitu mahallul qiyam dan menbaca syair pujian. Sebenarnya bagaimana hukumnya?

?

Tanya? ? ? : Mengapa kita pada hari kelahiran nabi harus senang, apakah mendapatkan pahala?

Jawab ? : Ungkapan rasa bahagia di saat kelahiran baginda Nabi adalah wujud rasa syukur kepada Allah sebab dengan lahirnya beliau agama Islam ini ada. dan agama Islam sampai di tangan kita semua. Dikisahkan seorang wanita yang bernadzar ingin menabuh rebana di dekat Nabi, bahkan di dekat kepala beliau jika Nabi datang dalam keadaan selamat. Maka, apa jawaban Nabi "Laksanakan nadzarmu!”

Bukankah kita semua tau tidak boleh bernadzar dalam perkara yang mubah dalam fiqh, dan tidak ada yang lebih mulia dari kepala Nabi Muhammad di alam semesta ini. Tetapi dalam kenyataannya Nabi memperbolehkan. Mengapa begitu? Karena nabi mengetahui bahwa hal ini dibarengi dengan perasaan senang, cinta dan takdhim kepada beliau.

Abu Lahab, orang yang sangat kejam terhadap Nabi, diriwayatkan dalam hadits shahih bahwa setiap hari Senin ia diringankan dari siksa neraka karena di saat nabi lahir Abu Lahab bergembira. Ia bahkan memerdekakan budaknya, Tsuwaibah, sebagai ungkapan kebahagiaan atas kelahiran ponakannya. Dalam hal ini Imam Al-Hafidz Syamsyuddin Muhammad Nasirruddin Addimsyiqi bersenandung:

? ? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ?

"Jika orang seperti Abu Lahab saja yang jelas-jelas jahat dan disiksa di neraka setiap hari Senin diringankan siksanya sebab ia bergembira dengan lahirnya Nabi Muhammad maka apalagi jika yang bergembira seorang muslim yang sepanjang hidupnya bergembira atas lahirnya Nabi Muhammad dan wafat dalam keadaan Islam."

?

Tanya? ? ? : Apakah landasan hukum mahallul qiyam?

Jawab? ? : Mahallul qiyam jika kita artikan ke dalam bahasa Indonesia bermakna tempat kita berdiri. Yakni, sikap berdiri untuk menunjukkan ekspresi kebahagiaan dan dan penghormatan atas lahirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian orang menganggap tidak boleh berdiri untuk memuliakan orang lain. Namun dalam hadits sendiri, Rasulullah memerintahkan sahabat Anshor untuk berdiri saat kedatangan pemimpin mereka. Nabi berkata: ? ? (berdirilah atas kedatangan pemimpin kalian!)

Sementara ulama menjelaskan apa kandungan mahallul qiyam di antaranya dalam sebuah syair:

? ? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

"Para ulama memulai pekerjaan ini (mahallul qiyam) dengan meresapi kisah beliau (Nabi) dan membayangkan sosoknya yang agung bahkan dan tidak hanya dalam hal ini namun dalam segala kondisi"

Contoh lain hadits dari Sayyidatina Fatimah Azzahra, putri Nabi yang berdiri jika Nabi hadir; Rasulullah pun begitu saat Fatimah hadir. Dalam Sunan Abi Dawud (5217) disampaikan: "Sayyidatina Fatimah saat masuk menghadap Nabi, maka beliau (Nabi) berdiri dan mencium Fatimah lalu mempersilakan duduk di tempatnya. Begitu pun Rasulullah saat masuk ke hadapan Fatimah maka Fatimah berdiri dari tempat duduknya lalu Nabi menciumnya dan Fatimah mempersilakan Nabi duduk di tempatnya."

Pada praktiknya saat kita berdiri yang kita lakukan adalah memuji, bershalawat, bersyukur atas anugerah Allah yang menghadirkan keistimewaan dari kehadiran kekasihnya, Nabi Muhammad. Allah subhanahu wataala menyuruh kita berdzikir kapan saja di mana saja dan kondisi apa saja: ? ? ? ? ? ?

Bahkan ulama juga angkat bicara mengenai kebolehan mahallul qiyam dan secara detail dijelaskan dalam satu kitab khusus yang bernama Attarkhis bil Qiyam li Dzawil Fadhl wal Maziyyah min Ahlil Islam yang dikarang oleh Al Imam Nawawi.

?

Tanya ? ? : Apakah Nabi memperbolehkan sahabat memuji beliau?

Jawab ? : Tentu saja Nabi memperbolehkan. Coba kita telisik kitab Al-Istiab fi Marifatil Ashab tentang hadits Kharim bin Aus bin Haritsah yang mana ia berkata: "Aku berhijrah kepada Rasulullah selepas dari Perang Tabuk dan aku memutuskan untuk masuk Islam, lalu aku mendengar Abbas bin Abdul Mutholib berkata: ‘Ya Rasulullah, sesungguhnya aku ingin memujimu.’ Nabi menjawab, ‘Katakanlah, tidak akan pecah gigimu’.” Lalu Abbas mengutarakan syair pujian:

? ? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ?

? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ? ?

?

(Dan setiap orang yang didoakan Nabi seperti kepada abbas giginya awet sampai tua)

?

Tanya ? ? : Adakah bukti lain sahabat memuji Nabi?

Jawab? ? : Berikut nama beberapa sahabat beserta syairnya yang dalam sejarah pernah memuji Nabi, di antaranya:

1. Kaab bin Zuhair bin Abi Sulma

? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ? ?

2. Hasan bin Tsabit

? ? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ? ?

3. Bujair bin Zuhair al-Muzani

? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ? ? ?

4. Abbas bin Madras

? ? ? ? ? ¤? ? ? ? ?

5. Nabigha Al Jadi

? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ? ? ?

?

Tanya? ? ? : Tolong disebutkan siapa ulama yang juga memuji Rasulullah?

Jawab? ? : Ulama juga tak ingin ketinggalan dalam menggapai cinta Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mereka ramai-ramai mengarang syair pujian. Akan saya sebutkan beserta penggalan syairnya, seperti:

Al-Imam al-Hafidz ibn Daqiq berkata:

? ? ? ? ¤ ? ? ? ?

Al-Imam Al-Hafidz Ibnu Hajar al Atsqalani berkata dalam syairnya:

? ? ? ? ? ? ¤ ? ? ? ? ? ?

Al-Imam Aminus Syuara Ahmad Syauqi berkata:

? ? ? ? ¤? ? ? ?

?

Tanya? ? ? : Kenapa banyak orang melakukan maulidan pada hari Kamis dan bulan Robiul Awal?

Jawab? ? : Sebenarnya melaksanakan maulid boleh kapan saja, adapun maulidan di hari Jumat sebab berlandasan kepada hadits Nabi:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ?

“Perbanyaklah shalawat atasku di hari Jumat dan malam jumat, dan barangsiapa bershalawat sekali maka Allah akan bershalawat atasnya 10 kali."

Mengenai perayaan di bulan Rabiul Awal maka ada baiknya kita lihat sejarah. Ketika seseorang berpuasa asyura mereka berpuasa atas keberhasilan Nabi Musa, dan ketika hari raya Idul Adha kita berkorban mengenang jasa Nabi Ismail, dan saat Rabiul Awal kita memperingati lahirnya Nabi Muhammad shallallahu? ‘alaihi wa sallam. Rasulullah bersabda:

? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

"Maka Allah mengasihani seseorang yang menjadikan hari kelahirannya sebagai hari raya (untuk mensyukuri) agar menjadi penyakit yang parah bagi orang yang di hatinya terdapat penyakit."

Kelahiran Nabi Muhammad merupakam kelahiran yang istimewa karena pada bulan ini tidak ada perayaan lain selain kelahirannya. Sementara kalau kita lihat bulan lain terdapat banyak keistimewaannya. Oleh karena itu ini menunjukkan bahwa keagungannya secara istiqlaliyah atau terkhusus kepada beliau saja.

Dari beberapa pertanyaan di atas kita bisa simpulkan bahwa maulid Nabi bukanlah hal yang dilarang agama. Karena maulid Nabi adalah ungkapan kita dan bentuk syukur kita dengan adanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

?

(Moh Nasirul Haq, Santri Rubat Syafiie Mukalla Yaman)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati News, Quote Siti Efi Farhati

Pelajar NU Banyuwangi: Imbangi Kebencian di Medsos dengan Dakwah Ramah

Banyuwangi, Siti Efi Farhati. Pelajar NU kecamatan Banyuwangi menggelar acara Makesta ketiga kalinya di Masjid Nur Yasin Fatimah, jalan Nuri, Pakis, Banyuwangi. Kamis (29/12) pagi.

Acara ini dihadiri Rais Syuriah MWCNU Banyuwangi KH Ahmad Shiddiq, ? perwakilan pengurus PC IPNU IPPNU Banyuwangi, Ketua PAC IPNU Banyuwangi M. Sholeh Kurniawan, Ketua PAC IPPNU Banyuwangi Fitriyah, Ketua Tamir Masjid sekaligus pembina PAC IPNU 2011-2013 Imron Rosyadi.

Pelajar NU Banyuwangi: Imbangi Kebencian di Medsos dengan Dakwah Ramah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Banyuwangi: Imbangi Kebencian di Medsos dengan Dakwah Ramah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Banyuwangi: Imbangi Kebencian di Medsos dengan Dakwah Ramah

Dalam sambutannya, Sholeh mengatakan, sebagai langkah untuk mengantisipasi masuknya aliran radikalisme dan terorisme, harus diupayakan pada Makesta ini secara maksimal di setiap ranting.

"Sudah menjadi wacana umum dewasa ini konsistensi pelajar menjadi rebutan ideologi aliran-aliran keras. Sebagian dari mereka katakan mengaku kenal dengan aliran-aliran radikal melalui website, YouTube, dan organisasi perkumpulan agama di masing-masing sekolah dan universitas," ungkap Sholeh, melalui siaran pers yang diterima Siti Efi Farhati, Kamis (5/1).

Siti Efi Farhati

Sholeh menambahkan, maka ke depannya tak hanya akan mengoptimalkan sistem kaderisasi sesuai dengan pedoman yang ada, melainkan juga harus diimbangi dengan metode dakwah yang ramah, toleran, juga lewat media sosial secara intens.

Sementara itu, Rais Syuriah MWCNU Banyuwangi KH Ahmad Shiddiq menyatakan bangga dikarenakan dapat bertemu dan memberikan arahan secara langsung dihadapan 36 pelajar yang ikut Makesta.

Siti Efi Farhati

"Program ini penting untuk kalian ikuti mulai awal hingga akhir, seperti yang dikatakan tadi untuk menangkis ideologi radikal dan teror di setiap pelajar. Sehingga nantinya kalian patut mencatat serta meresapi apa yang disampaikan oleh setiap pemateri. Baik kalian tulis di buku atau kalian rekam menggunakan smartphone. Apa pun caranya terpenting kalian bisa mengingat dan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan," ungkap pengasuh pondok pesantren Al-Anwari Kertosari tersebut.

Ia berharap nantinya ketika kalian menjadi pengurus NU dapat diandalkan oleh masyarakat dan menjadi andalan. Juga dengan langkah ini kita selalu diberikan keistikomahan.

Acara ini berlangsung mereka lakukan mulai Kamis pagi hingga Jumat siang. Dalam waktu sehari semalam mereka akan mendiskusikan terkait ke-Aswajaan, ke-NUan, kepemimpinan, keorganisasian, dan ke-IPNU IPPNUan. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Quote Siti Efi Farhati

Minggu, 14 Januari 2018

Habis Ciamis, Langsung Tasikmalaya

Tasikmalaya, Siti Efi Farhati. Setelah kemarin digelar di Kabupaten Ciamis, Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda); dalam rangka knsolidasi dan koordinasi para imam, khotib, dan DKM, akan digelar pula di Tasikmalaya, hari ini, Ahad (10/2).

Habis Ciamis, Langsung Tasikmalaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Habis Ciamis, Langsung Tasikmalaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Habis Ciamis, Langsung Tasikmalaya

Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung di aula PCNU Kabupaten Tasikmalaya. Acara akan dimulai pukul 09.00, dibuka amanat Rais Syuriyah PBNU KH Masdar F. Mas’udi. Kemudian dilanjutkan materi pertama Revitalisasi masjid untuk memperkuat struktur dan kultur NU; akan disampaikan Ketua PP LTMNU KH Abdul Manan A. Ghani.

Kemudian materi fundrising (keuangan masjid) disampaikan KH Mansur Saeroji, pengembangan ekonomi masjid oleh Ir. Suaidi MM., database masjid oleh Sekretaris PP LTMNU KH Ibnu Hazen dan Ir. Soecipto, pentingnya sertifikasi wakaf nadzir NU dan tekniknya oleh KH Sholeh Qosim MM.

Siti Efi Farhati

Kegiatan yang diagendakan berakhir pukul 17.00 tersebut bertema “Wujudkan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat”; diikuti 200 orang peserta dari Kabupaten/Kota Tasikmalaya.

Rapimda tersebut terselenggara atas kerjasama PP LTMNU, PCNU Kabupaten/Kota Tasikmalaya dan PT Sinde Budi Sentosa.

Siti Efi Farhati

Penulis: Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Quote, IMNU, PonPes Siti Efi Farhati

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Siti Efi Farhati sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Siti Efi Farhati. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Siti Efi Farhati dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock