Sabtu, 17 Juni 2017

Wejangan Mbah Idris tentang Wahabi

Oleh Ahmad Nur Kholis

--Awal tahun 2009 silam saya mengikuti acara pengajian Almaghfurlah KH Idris Marzuki Lirboyo. Acara dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Fattah Singosari, asuhan KH Ja’far Shadiq atau biasa disapa Gus Ja’far. Acara ini digelar oleh alumni dan masyarakat umum dalam rangka turba persiapan peringatan Harlah satu Abad lirboyo. Turut dalam acara ini Almukarram KH Abdullah Kafabih Mahrus.

Dalam kesempatan itu, selain diisi dengan pemberian ijazah “Dala’ilul Khairat” oleh KH Idris, juga ada mau’idzah hasanah oleh beliau, kepada semua yang hadir. Dalam ceramahnya ini KH Idris menjelaskan tentang pentingnya pendidikan pesantren bagi generasi masa depan.

Disamping itu, Putra dari KH Marzuki Dahlan ini juga menerangkan tentang isi dari sebuah kitab kecil yang seingat saya dibawanya. Tapi waktu itu saya tidak tahu nama kitab tersebut karena pendengaran saya kurang teliti. Tapi yang jelas telinga saya mendengar bahwa kitab yang diterangkan ini ditulis oleh Muhammad bin Abdul Wahab pendiri Wahabi.

Wejangan Mbah Idris tentang Wahabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Wejangan Mbah Idris tentang Wahabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Wejangan Mbah Idris tentang Wahabi

Dalam kitab itu seingat saya KH Idris menjelaskan tentang klarifikasi Muhammad bin Abdul Wahab bahwa jika ada yang mengatakan bahwa dirinya telah membid’ahkan tawassul maka itu adala kebohongan yang besar. KH Idris membacakan kitab kalimat “Buhtanun Adhim” dalam kitab itu.

Saat ini, setelah Al-Mukarrom KH Idris telah berpulang tahulah saya nama kitab itu. Dalam sebuah buku yang diterbitkan Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berjudul “Tradisi Amaliah NU dan Dalil-dalilnya” disebutkan:

“Sesungguhnya Sulaiman bin Suhaim telah menyandarkan pendapat-pendapat yang tidak saya katakan, diantaranya adalah: saya mengkafirkan orang-orang yang bertawassul terhadap orang Shalih, dan saya katanya, mengkafirkan Syaikh Al-Bushairy, dan telah membakar Kitab Dalailul Khairat. Jawaban saya atas tuduhan di atas adalah, bawa itu merupakan kebohongan yang besar.”

Siti Efi Farhati

Pendapat ini dikutip dari kitab Muhammad bin Abdul Wahab yang berjudul: “Al-Muwajjahah li Ahlil Qashim.”

Dalam buku terbitan PBNU itu juga dikutip tentang keterangan Muhammad bin Abdul Wahab saat ditanya tentang shalat Istisqa’. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab menjawab tidak masalah dalam shalat istisqa’ diselingi tawasul kepada orang shalih. Pendapat ini dikutip dari kitab Rasail Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Subhanallah......

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati

Siti Efi Farhati Meme Islam, Bahtsul Masail Siti Efi Farhati

Siti Efi Farhati. Wejangan Mbah Idris tentang Wahabi di Siti Efi Farhati ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Siti Efi Farhati sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Siti Efi Farhati. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Siti Efi Farhati dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock