Senin, 23 Oktober 2017

Waspadai Skenario Adu Domba di Jakarta!

Jakarta, Siti Efi Farhati. Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H Rumadi Ahmad mengungkapkan bahwa Pilkada DKI Jakarta telah berkembang ke arah yang cukup mengkhawatirkan.?

Menurutnya, bukan saja soal Cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan pernyataannya di Kepulauan Seribu yang memicu kontroversi, tetapi juga respon sebagian kelompok yang sengaja memanfaatkan isu ini untuk tujuan-tujuan lain di luar Pilkada DKI.

Waspadai Skenario Adu Domba di Jakarta! (Sumber Gambar : Nu Online)
Waspadai Skenario Adu Domba di Jakarta! (Sumber Gambar : Nu Online)

Waspadai Skenario Adu Domba di Jakarta!

Sebenarnya situasi pasca kontroversi pernyataan Ahok mengenai Surat al-Maidah 51 sudah mulai mereda setelah Ahok minta maaf secara terbuka atas ucapannya yang dianggap menyinggung umat Islam.?

“Tokoh-tokoh agama ternama juga menanggapi positif permintaan maaf itu. Semua itu menjadikan situasi yang semula penuh ketegangan mulai mereda,” ujar Rumadi, Kamis (13/10) melalui keterangan tertulisnya kepada Siti Efi Farhati. Dia juga menulis pernyataanya ini di akun Facebook miliknya.

Siti Efi Farhati

Tapi belakangan situasi kembali memanas, imbuhnya, terutama setelah MUI mengeluarkan pernyataan sikap yang pada intinya menyatakan Ahok telah melakukan penistaan agama. Situasi tambah semakin memanas karena sebuah stasiun TV swasta menggelar acara dialog secara live kurang lebih 4 jam, dengan tema “Setelah Ahok Minta Maaf”.?

Berkembang juga berita, besok pagi, Jumat 14 Oktober 2016 akan ada aksi besar yang dimulai dari Masjid Istiqlal, dengan tema “Tangkap Ahok Penista Agama”. Situasi ini, ungkap Rumadi, menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran, sehingga Gereja Katedral yang letaknya di sebelah masjid Istiqlal merasa perlu membuat himbauan khusus kepada Jemaatnya agar besok hari itu tidak mendekat ke kawasan Katedral jika tidak ada keperluan mendesak.

Siti Efi Farhati

“Saya menduga ada kelompok-kelompok yang mengambil untung dari situasi ini untuk merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Hal ini dilakukan dengan mengadu domba antara umat Islam dan non-Islam, bahkan antar sesama umat Islam yang mempunyai haluan yang berbeda. Mereka akan menunggangi organisasi-organisasi keagamaan, untuk memuluskan agenda adu dombanya,” papar Dosen UIN Syarif Hidayatullah dan STAINU Jakarta ini.

Siapakah kelompok itu? Sebenarnya tidak terlalu sulit dikenali menurut Rumadi. Mereka bukan saja benci pada Ahok, tapi juga benci tatanan Negara ini, benci pada Pancasila, benci pada NKRI dan seterusnya yang dianggap sebagai sistem Negara thagut.?

“Anasir-anasir kelompok radikal akan berkumpul dengan memanfaatkan persoalan Ahok menjadi pintu masuknya. Namun, yang dituju bukan soal Ahok, tapi lebih besar dari itu,” ungkapnya.

Karena itu, tandas Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) ini, waspada dengan skenario adu domba yang sudah mulai terasa. Bukan soal Ahok dan Pilkada DKI, tapi ini soal keutuhan bangsa. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Ulama, Syariah Siti Efi Farhati

Siti Efi Farhati. Waspadai Skenario Adu Domba di Jakarta! di Siti Efi Farhati ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Siti Efi Farhati sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Siti Efi Farhati. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Siti Efi Farhati dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock