Jakarta, Siti Efi Farhati. Himpunan Da‘iyah dan Majelis Taklim Muslimat Nahdlatul Ulama (HIDMAT NU) tertantang untuk menyampaikan dakwah melalui media tulisan. Karena, menulis itu sendiri membutuhkan kemampuan cukup dan latihan terus-menerus.
| HIDMAT NU Tertantang Sampaikan Dakwah Lewat Tulisan (Sumber Gambar : Nu Online) |
HIDMAT NU Tertantang Sampaikan Dakwah Lewat Tulisan
Demikian dikatakan Sekretaris HIDMAT NU Sururin saat ditemui Siti Efi Farhati usai pelatihan penulisan dengan tajuk “Gerakan Perempuan Indonesia Menulis” di Gedung PBNU lantai lima, Jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat (13/5) siang.“Sebagian dari pengurus HIDMAT NU sudah ada yang terbiasa menulis di pelbagai media. Hanya saja kebiasaan menulis ini belum menjadi kesadaran bersama di kalangan para da‘iyah,” tambah Sururin.
Siti Efi Farhati
Dakwah itu, sambung Sururin, bisa disampaikan melalui sejumlah cara. Umumnya para pendakwah hanya menyampaikan seruan dakwahnya dengan sistem ceramah. Sedangkan dakwah yang dituangkan dalam tulisan, masih belum tergarap dengan baik.Siti Efi Farhati
Selain membangun tradisi menulis, dakwah lewat tulisan juga menuntut pembelajaran lebih lanjut. Karena, tulisan merupakan cermin intelektualitas pendakwah. Mereka dengan sendirinya terdorong untuk lebih dalam mempelajari agama Islam, tambah Sururin.Dakwah melalui tulisan bisa menjadi ukuran kemampuan individu pendakwahnya. Namun, masyarakat juga dapat mengukur kapasitas para pendakwah NU. Karenanya, dakwah lewat tulisan merupakan pertaruhan khazanah keilmuan Islam yang menantang, tutup Sururin.
Penulis: Alhafiz Kurniawan
Dari Nu Online: nu.or.id
Siti Efi Farhati Sejarah, Internasional Siti Efi Farhati
