Jumat, 15 Desember 2017

Mahasiswa UI Diskusi Soal Gus Dur

Jakarta, Siti Efi Farhati. Puluhan mahasiswa UI antusias menghadiri diskusi “Gus Dur, Pluralisme dan Gerakan Pemuda” yang diselenggarakan LSIM FISIP UI dengan Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang) di Auditorium Juwono Sudarsono FISIP UI, Kamis (26/2012). Diskusi diadakan dalam suasana Ramadhan dan liburan semester.

Mahasiswa UI Diskusi Soal Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa UI Diskusi Soal Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa UI Diskusi Soal Gus Dur

Salah satu pembicara, Eman Hermawan, aktivis Garda Bangsa menyatakan bahwa komitmen pluralisme Gus Dur diwujudkan antara lain dengan merajut dan menyapa kaum minoritas yang dipinggirkan di era Orde Baru.

“Tidak hanya kaum minoritas agama, Gus Dur juga menjalin hubungan dengan minoritas politik di era Orba seperti kaum oposisi dan gerakan LSM dan mahasiswa, sehingga Gus Dur menjadi sentral dari gerakan civil society vis a vis negara di era Orba,” tandas Eman Hermawan. ?

Siti Efi Farhati

Namun demikian, banyak masyarakat yang salah paham terhadap Gus Dur ketika terjun ke arena politik praktis di era reformasi dan menganggapnya telah mengkhianati gerakan masyarakat sipil. ? Menurut Eman, terjunnya Gus Dur ke arena politik praktis adalah kewajaran dan keniscayaan dari gerakan masyarakat sipil yang salah satu target utamanya adalah merebut kekuasaan negara untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Siti Efi Farhati

Sementara itu, pembicara lainnya, Alfanny, Ketua Forum Alumni PMII UI, lebih menyoroti soal gerakan pemuda. Ia menguraikan konstruksi sosial masyarakat Indonesia yang dibentuk oleh bangunan kolonialisme. Dikatakannya, pemerintah Hindia Belanda maupun negara pegawai (beambtenstaat) telah melemahkan semangat entrepreneurship dan kemandirian masyarakat, khususnya pemuda Indonesia.

“Di sektor ekonomi, para pemuda kini lebih senang menjadi pegawai daripada pengusaha, dan di bidang politik, para pemuda bukannya menjadi leader tapi malah menjadi dealer politik”, tandas Alfanny, alumni Ilmu Sejarah UI tersebut.

Dengan demikian, sulit diharapkan tampil generasi muda yang mampu mewarisi cita-cita gerakan sosial Gus Dur yang penuh dengan semangat kemandirian baik di bidang ekonomi dan politik.

Diskusi yang merupakan rangkaian “Akpolbang Road To Campus” tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa UI, tapi juga UIN Ciputat dan Unas serta aktivis dari PMII dan GMNI. ? Diskusi ditutup dengan buka puasa bersama.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Nusantara, Sejarah Siti Efi Farhati

Siti Efi Farhati. Mahasiswa UI Diskusi Soal Gus Dur di Siti Efi Farhati ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Siti Efi Farhati sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Siti Efi Farhati. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Siti Efi Farhati dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock