Jakarta, Siti Efi Farhati - Puluhan mahasiswa dan kaum muda menggelar “Aksi Cinta Kiai”, di Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat, Jumat (10/2) siang. Koordinator Gerakan Aksi Cinta Kiai, Abdul Aziz, mengatakan aksi tersebut digelar semata-mata untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap segala bentuk provokasi.
"Model-model provokasi belakangan ini, mulai dari pelecehan pada ulama atau kiai, demonstrasi di kantor ormas yang tidak jelas basis massanya, hingga aneka berita hoax yang tidak punya sumber akurat, berpotensi memecah belah bangsa," ujarnya.
| Aksi Cinta Kiai, Ajak Anak Bangsa Jaga Persatuan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Aksi Cinta Kiai, Ajak Anak Bangsa Jaga Persatuan
Aziz mengajak semua anak bangsa agar tetap bersatu dan merapatkan barisan di bawah bimbingan para kiai.Siti Efi Farhati
"Hanya kepada kiai kita berkhidmah dan melangkah agar bangsa ini senantiasa mendapatkan keselamatan dan menjadi bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," tambah Aziz.Dalam aksi tersebut juga tertuang pokok pikiran, yaitu:
Pertama, kiai sebagai anutan umat yang harus dijaga dan diteladani;
Siti Efi Farhati
Kedua, bangsa Indonesia adalah masyarakat yang beragama dan berkebudayaan ketimuran. Setiap sikap dan perilaku kita seyogianya megedepankan etika dan akhlaqul karimah.Ketiga, KH Ma’ruf Amin merupakan sosok kiai anutan masyarakat Indonesia. Ia juga keturunan Syaikh Nawawi Al Bantani yang sangat disegani di dunia. Sudah selayaknya KH Ma’ruf Amin menjadi teladan utama, dihormati, dan diikuti.
Keempat, memaafkan, adalah sikap kiai yang sangat arif nan penuh teladan, namun amarah umat sulit dibendung pada saat sang anutan dilecehkan.
Kelima, Gerakan Aksi Cinta Kiai ingin mengajak masyarakat dan segenap komponen bangsa Indonesia untuk selalu berpegang pada tali Allah dan tidak tercerai-berai (watashimuu bihablillaah walaa tafarroquu).
Keenam, Gerakan Aksi Cinta Kiai meminta semua masyarakat tidak mudah masuk dalam skenario, operasi, berita-berita, dan pernyataan atau statemen yang berpotensi merusak dan memecah belah bangsa. (Kendi Setiawan/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Siti Efi Farhati Halaqoh, Pendidikan Siti Efi Farhati
