Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Maret 2018

Candra Malik: Banggalah Mencintai Indonesia

Kudus, Siti Efi Farhati - Wakil Ketua Lesbumi NU Candra Malik menghadiri acara Ngaji Budaya dalam rangka Konferensi Cabang IPNU-IPPNU Kudus di halaman SMKNU Maarif NU Kota setempat. Dengan gaya puitisnya, ia merefleksikan kebesaran bangsa Indonesia.

Mengawali ceramahnya, budayawan yang biasa disebut Gus Candra ini mengajak? supaya jangan pernah rela tanah air direbut oleh bangsa lain. Menurutnya, masih ada ancaman penjajahan dengan segala upaya daya untuk memiliki Indoneisa.

Candra Malik: Banggalah Mencintai Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Candra Malik: Banggalah Mencintai Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Candra Malik: Banggalah Mencintai Indonesia

?

"Penjajahan sesungguhnya adalah penjajahan terhadap anak-anak bangsa. Karenanya, setiap melahirkan anak bangsa supaya pastikan bahwa akar mereka adalah nusantara," katanya di hadapan ratusan pelajar NU Kudus, Jumat (12/8) malam itu.

?

Siti Efi Farhati

Gus Candra juga menegaskan keberadaan Pancasila di bumi Nusantara. Dikatakan, Pancasila sebagai gagasan besar yang menjadi pandangan hidup mampu menyelesaikan berbagai masalah bangsa. Pancasila sudah mengakar dalam diri masyarakat Indonesia sehingga tidak bisa diotak-atik oleh siapa pun.

"Pancasila bukan hanya pandangan negara atau bangsa tetapi selayaknya menjadi pandangan dunia," tegasnya lagi.

?

Siti Efi Farhati

Persoalannya, imbuh dia, Indonesia belum mencapai satu abad sehingga belum bisa disebut memiliki budaya. Untuk disebut memiliki budaya, katanya, Indonesia harus berumur seratus tahun. Indonesia baru mengarungi tradisi, mengarungi budi pekerti yang diberdayakan kehidupan sehari-hari sepanjang masa.

?

"Sejauh ini budi dan daya yang menjadi budaya kita masih menginduk Nusantra dan kita berjalan terus pada 100 tahun pertama. Sebagai generasi pertama, banggalah mencintai Indonesia dan pastikan Indonesia memiliki budaya yang luar biasa adi luhung-nya," tegasnya.

Selama memaparkan pandangannya, penampilan Gus Candra mampu memukau para pelajar. Terlebih lagi, ia menyanyikan? dua lagu yang berisi ajakan untuk mencintai Indonesia dan menghargai keberagamaan negeri ini. Kedua lagu itu masing-masing berjudul "Aku Orang Indonesia" dan "Lakum Diinukum Waliyadin". (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Amalan Siti Efi Farhati

Minggu, 11 Maret 2018

Muslimat NU Sukses Pecahkan Dua Rekor Muri pada Puncak Harlah

Malang, Siti Efi Farhati

Muslimat NU telah berusia genap 70 tahun. Puncak peringatan hari lahir (harlah) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, kali ini jauh lebih meriah dibandingkan sebelumnya. Tak tanggung-tanggung dalam satu acara organisasi kaum ibu ini memecahkan dua rekor Muri (Musium Rekor Indonesia) sekaligus.

Muslimat NU Sukses Pecahkan Dua Rekor Muri pada Puncak Harlah (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Sukses Pecahkan Dua Rekor Muri pada Puncak Harlah (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Sukses Pecahkan Dua Rekor Muri pada Puncak Harlah

Pertama, lautan manusia berjilbab hijau dengan jumlah 50 ribu peserta yang dalam kurun waktu 10 detik berubah menjadi putih. Seketika Stadion kebanggaan Aremania ini menjadi putih. Tak lama dari itu, seluruh peserta secara serentak menabuh rebana mengumandangkan shalawat Nabi diiringi oleh paduan suara Muslimat dan el-Kiswah Surabaya. Seluruh pejabat yang hadir juga tak ketinggalan menabuh rebana. Aksi ini tercatat sebagai rekor kedua yang dipecahkan Muslimat NU pada acara akbar ini. Suasana Stadion Gajayana semakin semarak setelah 1941 pelajar dan santri NU se-Malang membentuk konfigurasi harlah ke-70 Muslimat NU.

Wakil Ketua Umum dan Direktur Utama MURI Aylawati Sarwono dan Senior Manager MURI Awan Rahargo hadir menyaksikan pemecahan rekor ini.

Siti Efi Farhati

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengatakan, agenda pemecahan rekor tidak bertujuan mencari sensasi belaka. Namun pemecahan rekor tersebut menyampaikan pesan bahwa Muslimat NU senantiasa menguatkan UKM dan industri kreatif yang diinisiasi kaum perempuan. "Kemandirian adalah ciri khas Muslimat NU," tandasnya.

Puncak Peringatan Harlah Ke-70 Muslimat NU dihadiri oleh puluhan ribu anggotanya yang tersebar di seluruh Indonesia. Harlah Ke-70 Muslimat NU yang bertema "Bersatu Mewujudkan Indonesia Damai Sejahtera" kali ini bertujuan untuk membuka sarana silaturahmi dan konsolidasi nasional Muslimat NU dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Siti Efi Farhati

Presiden Jokowi hadir bersama menteri kabinet kerja, tampak dideretan terdepan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rais Aam PBNU KH Maruf Amin, Gubernur Jatim Soekarwo, Istri Presiden RI keempat KH Abdurrahman Wahid Sinta Nuriyah, dan Yenni Wahid. (Rof Maulana/Mahbib)

 Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Amalan, Ulama Siti Efi Farhati

Selasa, 13 Februari 2018

Dies Natalis Ke-13, STAINU Jakarta Angkat Tema Islam Nusantara

Jakarta, Siti Efi Farhati. Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta akan menggelar peringatan hari lahir atau Dies Natalis yang ke-13 pada Ahad, (3/5) di Kampus Jl Taman Amir Hamzah No 5 Jakarta Pusat dengan mengangkat tema ‘Kita adalah Islam Nusantara’.

“Dengan tema ini, STAINU Jakarta ingin menegaskan komitmennya sebagai kampus yang istiqomah memperjuangkan dan menegakkan nilai-nilai Islam Nusantara,” tegas Pembantu Ketua (Puka) IV STAINU Jakarta, Aris Adi Leksono, MMPd saat dihubungi Siti Efi Farhati, Selasa (28/4) di Jakarta.

Dies Natalis Ke-13, STAINU Jakarta Angkat Tema Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Dies Natalis Ke-13, STAINU Jakarta Angkat Tema Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Dies Natalis Ke-13, STAINU Jakarta Angkat Tema Islam Nusantara

Aris menambahkan, untuk itulah STAINU Jakarta ke depan akan membuka program studi dengan ciri khas Islam Nusantara seperti Tasawuf, Ilmu Falak, Pariwisata Haji dan Umroh, dan lain-lain.?

Siti Efi Farhati

“Sebelumnya, STAINU Jakarta juga konsisten dengan mata kuliah khas NU dan Islam Nusantara, yakni Arummanis (Aurod, Rawatib, Mawalid, Manaqib, dan Istighotsah),” imbuhnya.

Siti Efi Farhati

Menurut keterangannya, acara puncak pada Ahad besok, akan digelar orasi ilmiah oleh Ketum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj dan Budayawan, Dr Radhar Panca Dahana tentang Islam dan Budaya Nusantara. Selain itu, rangkaian acara sebelumnya akan diadakan pembacaan manaqib, tahlil, shalawat, dan selayang pandang dari para pendiri STAINU Jakarta.

Kemudian, tambah Aris, STAINU Jakarta juga mengadakan rangkaian kegiatan seperti FGD Islam Nusantara, tanam 1300 pohon, Festival Islam Nusantara, Training Leader Campus, ToT Kerajinan Tangan, Baksos, dan Pengobatan gratis.

“STAINU juga akan meluncurkan kedai kopi Nusantara yang akan dipadukan dengan Taman Baca Masyarakat di sekitar Kampus,” pungkas Aris. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Sejarah, Ubudiyah, Amalan Siti Efi Farhati

Jumat, 09 Februari 2018

Kiai Chalwani: Jangan Sampai Mahasiswa Terkecoh (Lagi)

Purworejo, Siti Efi Farhati. Majlis Pembina Cabang (Mabincab) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Purworejo, Jawa Tengah, KH Achmad Chalwani Nawawi mengingatkan agar mahasiswa tidak terkecoh dengan berbagai isu-isu dan persoalan yang terjadi akhir-akhir ini.

Kiai Chalwani: Jangan Sampai Mahasiswa Terkecoh (Lagi) (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Chalwani: Jangan Sampai Mahasiswa Terkecoh (Lagi) (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Chalwani: Jangan Sampai Mahasiswa Terkecoh (Lagi)

Hal itu disampaikannya dihadapan sedikitnya 60 mahasiswa dari sejumlah kampus di Karesidenan Kedu yang mengikuti kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang digelar oleh Pengurus Cabang PMII Kabupaten Purworejo, Kamis-Sabtu (13-15/3) di Balai Desa Ngaran Kecamatan Kaligesing Purworejo.

"Mahasiswa harus jeli menyikapi setiap permasalahan yang ada. Jangan sampai gerakan mahasiswa ini menjadi bahan komoditas bagi oknum maupun segelintir orang untuk kepentingan selain kepentingan rakyat secara menyuluruh," tandasnya.

Siti Efi Farhati

Selain itu, ia mengingatkan, hakikat perjuangan PMII adalah melanjutkan perjuangan para ulama untuk menegakkan akidah ahlussunnah wal jamaah di bumi nusantara.

Siti Efi Farhati

"Tentu bukan hal yang mudah karena tantangannya akan banyak sekali ditemui di tengah perjuangan. Banyak pihak-pihak yang merongrong kedaulatan bangsa, baik melalui penjajahan ekonomi, politik, ekonomi maupun SDA," tandasnya.

Kegiatan kali ini bertema “Mengukuhkan Kedaulatan Sumber Daya Alam (SDA) Untuk Indonesia Yang Berdikari. Para mahasiswa diajak untuk lebih memperhatikan isu-isu? SDA di cabang masing-masing. Karena SDA menjadi sebuah potensi sekaligus ancaman bagi rakyat.

"Selama ini peranan mahasiswa terhadap pengawalan kedaulatan SDA sudah dirasakan oleh pemerintah daerah. Sinergitas ini perlu terus dijaga dan ditingkatkan agar ke depan eksplorasi lingkungan di Purworejo bisa diawasi bersama mengingat salah satu peranan mahasiswa sebagai agen social of control, agen social of change," tandas Gatot Seno Aji SE, Kepala Kantor Kesbangpol Purworejo saat membacakan sambutan Bupati.

Lebih lanjut Gatot berpesan agar PMII yang anggotanya merupakan mahasiswa terdidik juga turut mengawal nilai-nilai local yang mulai terkikis oleh percepatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek). Menurutnya meski memiliki nilai positif, namun banyak juga nilai-nilai negative yang harus difilter.

"Kita perlu memahami dan menyadari tantangan global dan internal yang sedang dihadapi dan mengharuskan kita untuk lebih memperkuat jatidiri, identitas dan karakter sebagai bangsa Indonesia," tandasnya. (Lukman Hakim/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Syariah, Amalan Siti Efi Farhati

Jumat, 02 Februari 2018

Peduli Pendidikan, GP Ansor Santuni Anak Yatim Piatu

Jepara, Siti Efi Farhati. Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, GP Ansor Ranting Wonorejo kecamatan Kota kabupaten Jepara sudah beberapa tahun berjalan menyelenggarakan Santunan Anak Yatim dan Piatu se-Desa Wonorejo.?

Peduli Pendidikan, GP Ansor Santuni Anak Yatim Piatu (Sumber Gambar : Nu Online)
Peduli Pendidikan, GP Ansor Santuni Anak Yatim Piatu (Sumber Gambar : Nu Online)

Peduli Pendidikan, GP Ansor Santuni Anak Yatim Piatu

Kegiatan santunan yang dirangkai dengan pengajian umum dilangsungkan di Mushalla Al-Amin Desa Wonorejo, Ahad (09/10/16) malam itu menghadirkan KH M Rojih Ubab, cucu KH Maimun Zubair Sarang sebagai pembicara.?

700an Nahdliyin dari NU, Muslimat dan Ansor serta aparat desa hadir dalam even tahunan tersebut. Kesempatan itu, pihak Ansor Wonorejo menyantuni 43 anak yatim dan piatu.?

Puluhan anak yatim dan piatu itu merupakan hasil pendataan dari GP Ansor ranting setempat. Untuk batas anak yang memperoleh santunan maksimal berusia 13 tahun.?

Siti Efi Farhati

Salah satu panitia kegiatan, Ahmad Muzaiyin mengatakan dalam setahun kegiatan santunan digelar dua kali, bulan Muharram dan menjelang Idul Fitri. Adapun dana diperoleh dari sumbangsih warga, agniya serta kas Ansor.?

“Santunan yang kami berikan berupa uang dan bingkisan,” paparnya mewakili ketua Ansor Wonorejo, Kusmanto.?

Siti Efi Farhati

Jika anak yatim dan piatu tersebut masih duduk di bangku madrasah, maka lanjut Zayyin uang syahriyah-nya ditanggung oleh pihak Ansor.?

Dijelaskannya, menyantuni anak yatim merupakan tanggung jawab bersama dan kegiatan tersebut merupakan salah satu program unggulan Ansor Wonorejo.?

Karena kegiatan tersebut terbilang positif, ia berharap juga ditiru oleh Ansor maupun organisasi yang lain. Dirinya menekankan, peduli terhadap anak-anak yatim tidak hanya sekadar memberi tetapi lebih dari itu tanggung jawab untuk merampungkan pendidikannya merupakan kewajiban semua pihak, termasuk di dalamnya adalah Ansor. Hal itu dilakukan agar mereka tidak terlantar di kemudian hari. (Syaiful Mustaqim/Mukafi Niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Daerah, Amalan, IMNU Siti Efi Farhati

Selasa, 16 Januari 2018

IPNU Jakbar Adakan Tryout BPUN untuk Pelajar SMA

Jakarta Barat, Siti Efi Farhati. Pimpinan Cabang IPNU Jakarta Barat memfasilitasi siswa-siswi SMA dan sederajat dalam ujian tryout Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN). Ratusan  di SMAN 57 jalan Kedoya Raya, kelurahan Kedoya Utara kecamatan Kebon Jeruk, Jakbar, Rabu (23/4). Puluhan pelajar dari sejumlah sekolah mengikuti ujian ini.

IPNU Jakbar Adakan Tryout BPUN untuk Pelajar SMA (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jakbar Adakan Tryout BPUN untuk Pelajar SMA (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jakbar Adakan Tryout BPUN untuk Pelajar SMA

“Kegiatan ini rutin kita adakan setiap tahun,” terang Ketua PC IPNU Jakbar Nahraji Zen.

Kegiatan ini, sambung Nahraji, bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada seluruh siswa-siswi kelas 3 SMA dan sederajat untuk mempersiapkan mereka dalam mengikuti Seleksi Masuk Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Siti Efi Farhati

Tidak untuk perguruan tinggi tertentu. Tetapi, perguruan mana saja yang mereka minati, kata Nahraji.

Ujian ini diikuti pelajar kelas 3 dari sejumlah SMA. Mereka antara lain siswa-siswi SMAN 17 Jakarta, SMAN 57 Jakarta, SMK Al-Hamidiyah Jakarta, SMA Al-Kalmal Jakarta, dan beberapa sekolah lainnya.

Siti Efi Farhati

Nahraji mengucapkan terima kasih kepada walikota Jakarta Barat dan seluruh jajarannya yang telah mendukung kegiatan ini.

“Kita juga berterima kasih juga kepada Kepala Sekolah SMAN 57 yang menyediakan sekolahnya sebagai tempat tryout ini. Semoga hubungan silaturahmi antara IPNU Jakbar dan SMAN 57 terus terjalin,” pungkas Nahraji. (Yudhi Permana/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Daerah, Amalan Siti Efi Farhati

Minggu, 14 Januari 2018

Majelis Alumni IPNU-IPPNU Bojonegoro Dikukuhkan

Bojonegoro, Siti Efi Farhati. Setelah berproses di Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ? beberapa tahun. Para alumni akan dikukuhkan menjadi majlis alumni di hotel Aston Bojonegoro, Ahad (30/7).

"Majelis alumni ini untuk menjalin tali silaturrohim antar sesama alumni IPNU-IPPNU kabupaten Bojonegoro dari masa ke masa, dan menumbuhkan rasa kerukunan dan kebersamaan antar alumni," kata Ketua majlis alumni Zainal Arifin.

Majelis Alumni IPNU-IPPNU Bojonegoro Dikukuhkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Majelis Alumni IPNU-IPPNU Bojonegoro Dikukuhkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Majelis Alumni IPNU-IPPNU Bojonegoro Dikukuhkan

Selain itu juga sebagai wadah tukar informasi antar alumni. Pasalnya setelah tidak aktif di IPNU-IPPNU Bojonegoro para kader beraktifitas dalam kegiatannya masing-masing. Sehingga melalui forum majlis alumni ini bisa mempersatukan kembali mereka.

Ditambahakan, selain pengukuhan juga dirangkai halal bi halal dan talk show yang bertemakan Kader IPNU-IPPNU Bersatu menuju kejayaan masa depan. Dalam agenda tersebut juga menghadirkan Khofifah Indar Parawansa (Mensos RI), Abdullahb Azwar Anas (Bupati Banyuwangi/Alumni IPNU) dan juga Arif Rohman (wakil Bupati Blora).

"Harapannya bisa memberikan motivasi pada kader IPNU dan majlis alumni bisa bersemangat dalam profesinya masing-masing," pungkasnya yang sekarang menjabat Sekretaris PC Ansor Bojonegoro. (M. Yazid/Fathoni)

Siti Efi Farhati

Dari Nu Online: nu.or.id

Siti Efi Farhati Amalan Siti Efi Farhati

Siti Efi Farhati

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Siti Efi Farhati sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Siti Efi Farhati. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Siti Efi Farhati dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock